Gadget Promotions

Monday, August 24, 2015

Deep Review Meizu M2 Note, disertai Tips & Trik serta Hasil Kamera


Saya mulai menulis review ini sembari menikmati "Me Time"-nya para bapak-bapak di akhir pekan, cuci mobil! Haha, ya inilah salah satu tempat di mana para ibu enggan menguntit suaminya pergi. Mari memanfaatkan waktu luang ini dengan membahas lebih dalam Meizu M2 Note setelah beberapa hari dalam penggunaan saya.

Setelah digunakan secara reguler dalam keseharian saya dan juga membaca beberapa komentar sesama pengguna Meizu M2 Note, akhirnya saya bisa menyimpulkan bahwa Gista Putri manis juga ya smartphone ini layak dipinang. Saya sebut layak dipinang bukan berarti tanpa kekurangan lho ya, hanya saja kelebihannya mampu menyaingi kekurangannya tersebut dan value yang ditawarkan sepadan atau bahkan lebih baik apabila dibandingkan dengan jumlah Rupiah yang harus kita keluarkan untuk menebusnya.

Apa saja sih kelebihan dan kekurangannya? Yuk kita buat daftarnya!

Kelebihan Meizu M2 Note

  • Harga yang sangat terjangkau.
  • Desain dan build quality yang baik, bukan sekedar gimmick.
  • Hasil kamera terhitung sangat baik di kelasnya, adanya mode manual yang biasanya hadir pada smartphone flagship mahal menjadi nilai tambah.
  • Processor generasi terbaru, support banyak band LTE. Konon dapat digunakan mengakses jaringan 4G Bolt dan Smartfren.
  • 4G LTE ready di kedua slot sim card.
  • Resolusi layar yang tajam, sulit menemukan smartphone lain seharga dua juta rupiah dengan layar Full HD seperti ini.
  • Android 5.1 out of the box.
  • Banyaknya fitur gesture control yang membuat penggunaannya semakin mudah dan ringkas.

Sisi kanan Meizu M2 Note.

Sisi bawah Meizu M2 Note.

Sisi kiri Meizu M2 Note.

Sisi atas Meizu M2 Note.

Sisi depan Meizu M2 Note, masih terlindung plastik buram.

Sisi depan Meizu M2 Note. Setelah plastik buram dilepas, cantik sekali.


Sisi belakang Meizu M2 Note.

Kekurangan Meizu M2 Note

  • Dalam pemakaian saya, baterai tidak sehemat ekspektasi saya. 3.100 mAh tapi belum pernah tembus 24 jam dalam penggunaan.
  • Kualitas loudspeaker yang mediocre.
  • Masih ada anomali pada saat menjalankan aplikasi, antara lain: Path tidak dapat masuk ke Menu, Kontak Google tidak dapat tersinkronisasi secara default.
  • Kustomisasi pada FlyMe OS mungkin kurang cocok bagi sebagian pengguna, terutama penggemar pure android (Vanilla).
  • Slot microSD hybrid, pemakaiannya harus bergantian dengan sim card kedua.
  • Tidak adanya NFC.


Pada tulisan sebelumnya, kesan pertama saya terhadap Meizu M2 Note sangat baik. Dalam banyak hal, fitur yang ditawarkan oleh smartphone ini merupakan perbaikan atau malah pembaharuan dari pendahulunya, Meizu M1 Note. Kesan baik selama menggunakan Meizu M1 Note rupanya mampu dilanjutkan dengan baik oleh smartphone ini. Meskipun harus diakui setelah digunakan beberapa hari, akhirnya ada juga hal-hal yang saya rasakan masih lebih baik sewaktu saya masih menggunakan M1 Note. Apa sajakah hal itu? Mari kita bahas lebih detail, saya akan tulis perbandingan Meizu M2 Note versus Meizu M1 Note dalam butir per butir supaya runut ya.

Meizu M2 Note versus Meizu M1 Note

Packaging:

1-0. Kemasan Meizu M2 Note menang mutlak. Box putih minimalisnya memang sekilas masih terlihat mirip dengan pendahulunya. Namun, sang suksesor membawa bahan kemasan yang lebih premium dan solid.
Box kemasan Meizu M2 Note, mirip kemasan Oppo
Box kemasan Meizu M2 Note, minimalis dan berkesan mewah

Kelengkapan:

2-0. Untuk yang satu ini sebetulnya cuma menang tipis sih, lha wong isi kemasannya sama saja: unit smartphone, sim tray ejector, kabel data, kepala charge. Keduanya tidak menyertakan headset dalam paket penjualannya (meskipun pada box Meizu M2 Note ada satu ruang yang diisi stereofoam yang seharusnya mungkin sebagai tempat headset diletakkan). Hanya saja, karena Meizu M2 Note ini masuk Indonesia lebih 'resmi' maka kepala charger yang disertakan sudah sesuai dengan kondisi di Indonesia, alias tinggal pakai. Saat menggunakan Meizu M1 Note dulu saya harus memasang adapter extra supaya kepala chargernya dapat dicolokkan.
Box kemasan Meizu M2 Note, kelengkapan di dalamnya. Tidak ada headset yang disertakan.
Kabel data Meizu M2 Note.

Kepala charger Meizu M2 Note, dengan output 2A.

Desain:

3-0. Dari sisi desain, halo button versus physical button sama-sama punya kelebihan dan kekurangan. Tapi dalam kasus saya, ternyata tombol home fisik yang juga berfungsi sebagai tombol back, lebih memudahkan penggunaan sehari-hari. Selain itu penempatan tombol power yang lebih dekat dengan jemari merupakan satu keunggulan yang Meizu M2 Note bawa. Wah, telak juga ya skornya sampai posisi ini, he.. he..
Sisi kanan Meizu M2 Note. Siapa sangka harganya hanya 2 juta Rupiah?

Layar:

3-0. Skor tidak berubah nih, dalam urusan layar saya putuskan imbang saja deh antara keduanya. Saya tidak menemukan perbedaan signifikan pada layar. Secara spesifikasi pun masih sama, layar 5,5 inch dengan resolusi Full HD 1080p besutan Sharp dengan teknologi IGZO dan OGS-nya terasa tetap prima.

Kamera:

3-0. Pun begitu dengan kamera, imbang. Masih 13 MP, masih membawa mode manual yang keren, dan masih tajam dalam menghasilkan jepretan gambar. Kamera depan memang membawa peningkatan dalam hal resolusi, tapi tidak berpengaruh apa-apa ke dalam penilaian saya, digunakan pun hampir tak pernah sih he.. he..
Kamera utama Meizu M2 Note, dilengkapi dual-tone LED flash untuk hasil yang natural.

Speaker:

3-1. Untuk yang satu ini, saya akhirnya setuju dengan hasil review orang-orang. Jumat lalu saat menyetir sepulang bekerja, saya gagal mengoneksikan bluetooth Meizu M2 Note ke head unit di mobil. Karena menyetir sendirian dan tidak sempat untuk melakukan troubleshooting, alhasil saya berkendara sembari mendengarkan musik dari loudspeaker Meizu M2 Note ini, hitung-hitung menguji kualitasnya deh. Volume yang dihasilkan dapat dikatakan cukup lantang, namun kurang jernih dan cenderung kaku. Saya posisikan kualitasnya di atas speaker Infinix Zero 2, namun masih di bawah Meizu M1 Note. Lain cerita apabila menggunakan earphone, Meizu M2 Note dengan fitur Dirac HD Driver-nya masih bisa diandalkan koq.

Performa hardware:

3-2. Pada smartphone ini, terdapat 3 buah mode daya: Battery Saving, Balanced, dan Performance. Pada mode Balanced dan Performance, saya dapat menjalankan berbagai aplikasi tanpa cela. Namun lain cerita saat mode Battery Saving diaktifkan, scrolling pada browser, maupun aplikasi lain yang menampilkan banyak gambar seperti Instagram, mulai terasa adanya hentakan-hentakan yang tidak mulus, mungkin dalam bahasa Inggrisnya sering disebut entod-entodan kali ya? He.. he.. Bercanda, stuttering maksud saya. Sejauh ingatan saya, pada Meizu M1 Note hal ini tidak saya temukan.

Satu lagi, saat mencoba membuka aplikasi Antutu Benchmark dalam mode Battery Saving dan Balanced, maka smartphone ini akan menawarkan untuk kita berpindah ke mode Performance. Usut punya usut, ternyata memang hasil benchmarknya berbeda antara setiap mode ini. Hal ini secara langsung menjawab pertanyaan mengapa pada mode battery saving ada penurunan performa, jadi pintar-pintar kita menyesuaikan aktifitas kita dengan mode daya yang kita pilih saja mungkin ya. Untuk perpindahah mode performa, kita masih harus masuk ke menu Setting > Battery > Power Mode, tidak seperti Xiaomi Mi4i yang sudah menyediakan shortcutnya pada jendela notifikasi.


Info hardware Meizu M2 Note, menggunakan CPU-Z.

Info hardware Meizu M2 Note, menggunakan CPU-Z. Ukuran layar selalu salah di matamu.

Info system Meizu M2 Note, menggunakan CPU-Z. Sudah pakai ART, 64-bit, Android 5.1.

Info baterai Meizu M2 Note, menggunakan CPU-Z.

Info sensor Meizu M2 Note, menggunakan Android Sensor Box.

Saat akan menguji Meizu M2 Note, menggunakan Antutu Benchmark. Disuruh memilih mode daya.

Hasil pengujian Meizu M2 Note, menggunakan Antutu Benchmark, mode daya: Performance.
Hasil pengujian Meizu M2 Note, menggunakan Antutu Benchmark, mode daya: Performance.


Hasil pengujian Meizu M2 Note, menggunakan Antutu Benchmark, mode daya: Balanced.

Hasil pengujian Meizu M2 Note, menggunakan Antutu Benchmark, mode daya: Balanced.

Oya, kemarin ada yang menitip uji lock GPS. Hari ini saya coba lakukan, dan tidak menemukan masalah. Lock GPS cepat, nampaknya Mediatek sudah mampu memupus image bahwa processor-processor keluaran mereka membutuhkan waktu yang lama untuk mengunci posisi GPS.

Sementara untuk jaringan selulernya, saya sudah ujicoba dengan menyematkan kartu XL 4G. Tadinya sempat tidak dapat melakukan koneksi data, sampai akhirnya saya ganti parameter APN-nya dengan yang disediakan di web XL. Voila, pengujian kecepatan jaringan 4G XL di Bandung pun dapat saya lakukan.
Hasil pengujian jaringan 4G XL di Meizu M2 Note, menggunakan SpeedTest dari Ookla.

Performa software:

4-2. Meizu M2 Note dengan FlyMe OS terbaru yang sudah menggunakan Android Lollipop 5.1 sebagai adonan utamanya, membawa banyak perbaikan atas apa yang sebelumnya saya keluhkan pada FlyMe OS Meizu M1 Note yang masih berdasarkan Android Kitkat. Tapi, buat para pengguna browser Chrome, ada masalah baru yang timbul saat menggunakan FlyMe OS yang berdasarkan Lollipop lho! Semenjak OS Lollipop, kumpulan tab pada Chrome tidak lagi ditampilkan dalam aplikasi itu sendiri, melainkan setiap tab mempunyai card pada recent apps atau task switcher. Nah, masalah timbul ketika FlyMe OS masih tetap menggunakan task switcher berupa icon, bukan card. Berapa banyak pun tab yang dibuka pada Chrome, icon Chrome tetap ada satu saja pada task switcher ini. Berpindah tab menjadi pekerjaan ekstra jadinya, harus masuk menu pada Chrome, pilih recent tabs, lalu pilih tab yang ingin kita buka. Browser bawaan Meizu masih mengelola tab secara mandiri, jadi buat Anda yang sering membuka link pada tab baru saat browsing, saran saya gunakanlah aplikasi browser bawaan saja.
Dapat update dari rekan milis id-android, agar CHrome mengelola sendiri tab-nya, masuk ke Setting pada Chrome, lalu set "Merge tabs and apps" menjadi off. Enak lagi deh :D

Aplikasi pada Meizu M2 Note bisa 'makan siang' otomatis lho! Hahaha, typo error lolos ke versi rilis.

Baterai:

4-3. Entah mengapa, dalam pemakaian saya yang ringan-ringan saja, Meizu M2 Note belum pernah bertahan hingga 24 jam. Rekor saya adalah 19 jam dengan menggunakan mode Battery Saving, sementara dengan mode lain rata-rata hanya sanggup bertahan 12-16 jam saja dengan Screen-On Time 3 jam lebih, namun tidak sampai menembus 4 jam. Saya perhatikan pada Meizu M2 Note ini aplikasi yang cukup banyak menguras baterai adalah BBM dan Google Contact Sync (baca bagian tips & trik untuk dapat melakukan sinkronisasi kontak Google). Ketika saya hide recent updates dari banyak kontak saya pada BBM, penggunaan baterainya menurun signifikan. Memang kontak BBM saya sangat banyak, ratusan dengan lebih dari separuhnya merupakan pelanggan kaos GuratGarut he.. he.. Harapan saya akan baterai yang seawet Meizu M1 Note dulu tidak terpenuhi oleh sang suksesor. Fakta bahwa proses pengsian ulang baterai dapat dilakukan cukup singkat, hanya 2 jam saja, tidak mampu menutupi kerennya saya rasa sedih saya.

Hasil pengujian baterai Meizu M2 Note, hari pertama, mode daya: Balanced.

Screen-on Time Meizu M2 Note, hari pertama, mode daya: Balanced.

Hasil pengujian baterai Meizu M2 Note, hari kedua, mode daya: Balanced.

Screen-on Time Meizu M2 Note, hari kedua, mode daya: Balanced.

Proses sinkronisasi kontak ternyata memakan baterai cukup rakus.

Hasil pengujian baterai Meizu M2 Note, hari ketiga, mode daya: Battery Saving.

Screen-on Time Meizu M2 Note, hari ketiga, mode daya: Battery Saving.


4-3! Skor akhir yang cukup ketat, Bung! Saya yakin Bung Towel pun tidak pernah memprediksi skor akhirnya akan seketat kemeja Julia Perez ini. Namun apabila mengingat fakta bahwa harga jual Meizu M2 Note sang suksesor di Indonesia dipatok lebih rendah, serta ketersediaannya lebih terjamin, saya rasa Anda tidak akan kesulitan memutuskan jika dihadapkan pada pilihan Gista Putri atau Mbak Nunung yang mana yang mau Anda koleksi. Jika dibandingkan dengan beberapa merk lain pun, saya masih merasa value yang ditawarkan oleh Meizu M2 Note masih sangat besar apabila dibandingkan dengan harga jualnya. So, bagi Anda yang suka gontagantihape, Meizu M2 Note saya nyatakan pantas untuk mampir ke dalam koleksi Anda, he.. he..

Tips dan Trik seputar penggunaan Meizu M2 Note

Bagi Anda yang sudah memiliki smartphone ini, saya akan sedikit membagi tips yang mungkin berguna dalam pemakaian sehari-hari.

1. Mematikan suara kamera

Saat fokus terkunci dan saat shutter ditekan, selalu terdengar bunyi khas. Khawatir Anda dituduh mengambil gambar seseorang tanpa izin padahal memang iya karena bunyi kamera ini? Tenang, bunyi tersebut bisa dimatikan koq. Hanya saja Anda takkan menemukannya pada menu pengaturan kamera. Masuklah ke Setting > Sound (gambar speaker) > System Sound, lalu matikan pada bagian Camera Shutter.

2. Melakukan sinkronisasi kontak Google

Pada Meizu M2 Note versi Internasional, kita sudah dapat menambahkan akun Google secara default. Namun saat masuk ke pengaturan sinkronisasi, kita takkan menemukan pilihan untuk dapat melakukan sinkronisasi kontak Google. Untuk mengatasinya, bukalah aplikasi AppCenter, abaikan bahwa konten aplikasi ini menggunakan tulisan tiongkok semua, pilih Continue saat muncul konfirmasi. Tap tombol search pada bagian bawah, lalu carilah "Google Installer" dan lanjutkan proses download hingga selesai. Setelah itu jalankan aplikasi Google Installer yang telah kita download, ketika selesai maka kita akan menemukan pilihan sinkronisasi kontak Google pada pengaturan akun.

AppCenter pada Meizu M2 Note.

3. Melakukan seleksi/blok pada teks

Pada beberapa kesempatan, melakukan tap dan tahan pada teks tidak dapat memunculkan opsi untuk seleksi/blok, copy, cut, dan paste teks. Ternyata caranya cukup simple, tempatkan kursor pada awal atau akhir teks yang akan diseleksi, lalu sapukan jari ke arah mana seleksi akan dilakukan. Maka teks akan terblok, dan menu pengeditan teks pun muncul.

4. Memunculkan recent apps

Cukup sapukan jari dari bawah layar ke atas. Harus persis dari bagian bawah layar, baiknya dimulai dari samping kiri atau kanan tombol home. Tap dan tahan icon aplikasi untuk menguncinya agar tidak tertutup. Tap dan sapukan icon ke arah atas untuk menutup suatu aplikasi. Tap dan sapukan icon ke arah bawah untuk menutup semua aplikasi lain, jika ini dilakukan di homescreen maka semua aplikasi akan tertutup.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note

Berikut ini saya tampilkan beberapa foto hasil jepretan Meizu M2 Note. Jika Anda bandingkan dengan foto-foto penampakan Meizu M2 Note pada bagian awal tulisan ini yang diambil menggunakan ASUS Padfone S, tampak hasil foto Meizu M2 Note lebih baik dalam hal kejernihan hasilnya. Foto indoor yang dihasilkan ASUS Padfone S cukup kentara banyak mengandung noise.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi indoor, kondisi pencahayaan kurang.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Fokus dekat. Lokasi outdoor, kondisi pencahayaan sangat cukup.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi outdoor, kondisi pencahayaan sangat cukup.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi indoor, kondisi pencahayaan cukup.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi outdoor, kondisi pencahayaan sangat cukup. Fokus pada sepeda motor (auto metering)

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi outdoor, kondisi pencahayaan sangat cukup. Fokus pada gedung (auto metering)

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi indoor, kondisi pencahayaan cukup. Fokus manual jarak minimal.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi indoor, kondisi pencahayaan cukup. Fokus manual jarak maksimal.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi indoor, kondisi pencahayaan cukup. Fokus manual pada tulisan 'friendship'.

Hasil foto kamera Meizu M2 Note. Lokasi indoor, kondisi pencahayaan cukup. Klik untuk memperbesar, detail tekstur laptop terekam dengan jelas.

Terakhir, saya sertakan hasil perekaman video Meizu M2 Note dengan mode slowmotion. Biar lebih dramatis nih kalo buat merekam adegan tari India di bawah hujan. He.. he..

37 comments:

  1. Management RAM gimana bos? Masih bingung mau antara ini sama LG magna

    ReplyDelete
    Replies
    1. kebutuhan RAM FlyMeOS mirip-mirip MIUI, lumayan besar pake RAM-nya. Kalau mau RAM gede, ada Infinix Zero 2 Om.

      LG mau buka pre-order G4 Stylus lho, di harga 2.999.000 plus bonus dan cashback, ga mau tungguin? :D

      Delete
  2. om thanks for the comprehensive review. untuk masalah Tab dalam Chrome, silahkan ke Chrome Setting dan TURN-OFF "merge tabs & apps" sehingga tab browser chrome tidak muncul di recent app. Saya juga mengalami kesulitan yang serupa dengan hp Samsung S4 yang di update lollipop karena tidak memiliki recent app button.

    Pertanyaan saya:
    apakah benar ada masalah dengan touch screen yang tidak sampai ujung sisi screen di meizu m2 note ? yang menggangung dengan penggunaan keyboard terutama tombol "P" ?
    dan apakah Switkey dapat digunakan dengan baik?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thanks Om, untuk masalah Chrome tulisan saya sudah diupdate setelah mendapat info dari rekan di milis id-android :)

      Penggunaan tombol P di saya tidak terganggung, cuma ketika saya iseng pijit di pinggir banget, memang iya tidak ada respon, Hehe.

      Swiftkey berjalan dengan baik Om.

      Delete
  3. Deep reviewnya mantap gan.
    Pingin beli tapi masih bimbang. Mau nunggu Redmi Note 2 aja deh.
    Kalo gak kuat nunggu mungkin ambil yg ini aja kali ya.

    Tambahan: kalo menurut sy, Ayusitha a.k.a Putri lebih manis dibanding Gista Putri. hehehehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Saya ga terima Om, tetep Gista Putri #eh hahaha

      Delete
  4. Replies
    1. mau selfie tapi malu ah, saya ga narsis hihihi

      Delete
  5. Om. Mau nanya kalo meizu m2 note dibandinin ama redmi note 2 screen on time nya lebih lama mana ya? Soalnya ngincer yg SOT nya panjang

    ReplyDelete
    Replies
    1. belum pegang xiaomi lagi om, terakhir jaman Redmi Note generasi pertama heuheu

      Delete
  6. Om mau tanya meizu m2 note ini bisa ga disematkan kartu 4G nya telkomsel?

    ReplyDelete
    Replies
    1. M2 Note support 4G di frequensi 1800 dan 2300, apabila Telkomsel masih di frequensi 900 sih sepertinya belum. Tapi akhir tahun ini HARUSNYA semua operator pakai 1800 ya om. :)

      Delete
  7. cara ganti pasword hotspot gmn ya ? sebelumnya thx buat jawabannya :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. di menu tethering dan portable hotspot, itu bisa masuk lagi ke dalam settingannya koq, ga cuma buat nyalain aja. ayo dicoba lagi om :)

      Delete
  8. ane bingung antara ambil meizu m2 note sama xiaomi redmi note 2 kalau mimin saranin ambil mana ?

    ReplyDelete
    Replies
    1. redmi note 2 belum pegang, tapi pastinya belum masuk resmi dan belum bisa pakai 4G operator GSM (kecuali kalo ambil Redmi Note 2 Prime yaaa).

      jadi urutan rekomendasinya:
      1. Meizu M2 Note
      2. Redmi Note 2 Prime
      3. Redmi Note 2

      Delete
    2. tp di channel @SobatHAPE redmi note 2 yang biasa bisa pake semua kartu 4G bahkan smartfren dan bolt, itu yang bikin saya bingung plus prosesornya, kameranya itu jd pertimbangan yang berat takut salah beli akhirnya nyesel deh :'(

      Delete
    3. Bedain antara Redmi 2 sama Redmi Note 2

      Delete
  9. Replies
    1. belum coba flash 2, tapi lihat reviewan orang itu sensornya banyak yg ga ada, dan ada yang bilang masih mandeg di kitkat lho..

      Delete
  10. Klo haega 2jt an antra M2 Note,infinix Note,alcatel flash dan Zte Blade X9 recommend mana om irfan hilmy..
    Soal ny bingung mau ambil yg mana..

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalo cari batre awet: Infinix Note 2
      body metal + fingerprint: ZTE Blade

      kalau mau cari yg sepaket oke: Meizu M2 Note :)

      Delete
    2. Meizu M2 Note takut di antutunya gan :( cuman 31 ribuan doan :( kalau Infinix Note 2 bisa di 36 ribuan :( apakah bener gan mempengaruhi tuh hasil antutu? ane juga sama bingung milih antara ke 3 Hp tersebut :( mau ZTE Blade X9.... eh banyak yang ngeluh

      Delete
  11. gan... ntar kalo batre meizu m2 note nya bermasalah bijimane?

    ReplyDelete
  12. Apakah flyme di Meizu M2.bisa dihilangkan sehingga bisa lake Os android tanpa Flyme..
    Klau bisa.bagaimana caranya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. sepertinya belum bisa karena produk Meizu dilock bootloadernya.

      Delete
  13. Apakah flyme di Meizu M2.bisa dihilangkan sehingga bisa lake Os android tanpa Flyme..
    Klau bisa.bagaimana caranya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. belom ada yg bisa, soalnya Meizu mengunci bootloader hape-hapenya :)

      Delete
  14. Meizu m2 note vs xiaomi mi4i, rekomendasi yang mana om? Butuh kamera sama batrai yang ok

    ReplyDelete
  15. bos gmn cara tau pin hot spot nya berkali2 coba gak bisa hot spot

    ReplyDelete
  16. Update meizu m2note ke flyme 5 bikin performa tambah ok bos nih link nya

    http://www.flymeos.com/firmwarelist?modelId=3&type=1

    ReplyDelete
  17. Gan ane baru aja beli meizu m2 note kmren lg telponan jaringan ujug2 ilang, terus ane coba telpon lagi malah ilang dua dua nya. Mint solusinya gan

    ReplyDelete