Gadget Promotions

Tuesday, May 24, 2016

Unboxing dan Quick Review Meizu M3 Note - Indonesia

Meizu 3 Note - Review Indonesia


Meizu M3 Note, sang smartphone entry-to-middle level milik Meizu ini konon akan dijual resmi di Indonesia pada pertengahan bulan Ramadan tahun ini. Saya yang sudah ngebet sejak lama, mendapat info kalau sudah ada seller (DokiStore) yang menjual produk ini di Tokopedia. Menilik reputasi seller yang cukup bagus, saya pun memberanikan diri untuk membeli sebuah Meizu M3 Note warna putih/silver dengan ROM 32 GB dan RAM 3GB seharga Rp 2.999.000,-.


Unboxing Meizu M3 Note Indonesia

Proses unboxing dan ulasan singkatnya saya kemas dalam bentuk sebuah video, silakan dilihat di bawah ini.


Foto-foto proses unboxing Meizu M3 Note juga saya sertakan di sini.

Meizu 3 Note - Box kemasan penjualan (Distributor alias China version)
Meizu 3 Note - Box kemasan penjualan (Distributor alias China version)

Meizu 3 Note - Isi dalam kemasan
Meizu 3 Note - Isi dalam kemasan

Meizu 3 Note - unboxed
Meizu 3 Note - unboxed

Meizu 3 Note - sisi kiri
Meizu 3 Note - sisi kiri

Meizu 3 Note - sisi bawah belakang
Meizu 3 Note - sisi bawah belakang

Meizu 3 Note - logo Meizu, dan set kamera
Meizu 3 Note - logo Meizu, dan set kamera

Meizu 3 Note - mTouch, home dan back button sekaligus fingerprint sensor
Meizu 3 Note - mTouch, home dan back button sekaligus fingerprint sensor

Meizu 3 Note - speaker grille
Meizu 3 Note - speaker grille

Meizu 3 Note - sisi atas
Meizu 3 Note - sisi atas

Meizu 3 Note - aplikasi apakah itu?
Meizu 3 Note - aplikasi apakah itu?

Meizu 3 Note - cantik
Meizu 3 Note - cantik

Hasil Benchmark dan Info Hardware Meizu M3 Note

Berikut adalah info hardware Meizu M3 Note yang diambil menggunakan aplikasi:

CPU-Z

Meizu 3 Note - via CPU-Z
Meizu 3 Note - via CPU-Z

Meizu 3 Note - via CPU-Z
Meizu 3 Note - via CPU-Z

Meizu 3 Note - via CPU-Z
Meizu 3 Note - via CPU-Z

AIDA64

Meizu 3 Note - via AIDA64
Meizu 3 Note - via AIDA64

Meizu 3 Note - via AIDA64
Meizu 3 Note - via AIDA64

Meizu 3 Note - via AIDA64
Meizu 3 Note - via AIDA64

Meizu 3 Note - via AIDA64
Meizu 3 Note - via AIDA64

Sensor Box for Android

Meizu 3 Note - via Sensor Box for Android
Meizu 3 Note - via Sensor Box for Android

Dan ini adalah hasil pengujian performa melalui aplikasi Antutu Benchmark dalam mode baterai Performance.


Meizu 3 Note - Skor Antutu Benchmark
Meizu 3 Note - Skor Antutu Benchmark


First Impression (Quick Review) on Meizu M3 Note

Sebagai tambahan dari apa yang saya sebutkan di video, overall saya terkesan dengan Meizu M3 Note. Meskipun tidak mendapat yang warna dark grey, tapi saya tak kecewa. Karena penampakan Meizu M3 Note putih pun tak kalah cantiknya, meskipun juga tidak terlalu unik, karena mirip beberapa smartphone lain. Tak bisa dipungkiri, desain smartphone sekarang sudah mulai terasa monoton. Namun, dengan level harga yang ditawarkan dan build quality yang didapat, rasanya Meizu M3 Note ini layak dikategorikan ke dalam salah satu best value smartphone.

Meizu 3 Note - first impression, layarnya kinclong!
Meizu 3 Note - first impression, layarnya kinclong!


Good job, Meizu, dahaga saya serasa mendapat penawarnya, semoga sampai Lebaran nanti saya ga perlu ganti smartphone dulu ya.

Aplikasi Paybill untuk Android

Meizu 3 Note - Paybill, banyak tagihan, satu kali bayar!
Meizu 3 Note - Paybill, banyak tagihan, satu kali bayar!

Aplikasi Paybill yang tadi saya sebutkan di video, dapat Anda download dengan pencarian kata kunci "paybill" melalui Google Play Store dan Apple App Store. Atau bila saat ini Anda sedang browsing menggunakan smartphone Anda, maka cukup dengan mengklik link untuk download aplikasi mobile Paybill berikut ini.

Monday, May 23, 2016

Hasil Foto Menggunakan Kamera Meizu MX4 Pro

Berikut adalah hasil foto menggunakan kamera dari smartphone Meizu MX4 Pro. Semua gambar tidak melalui proses editing selain resize. Dan tidak ada hasil kamera depan, karena lagi males selfie :D

Hasil Kamera Belakang Meizu MX4 Pro (Auto)









Hasil Kamera Belakang Meizu MX4 Pro (Manual)















Thursday, May 12, 2016

Elevenia, Pengalaman Saya yang Paling Komplit di Sebuah Marketplace

review Elevenia - GGHP


Dari beberapa review layanan e-commerce di Indonesia yang sudah saya tulis, saya baru sadar bahwa saya belum menuliskan pengalaman saya bersama Elevenia. Rasanya koq saya sudah berlaku tidak adil ya, padahal kalau diingat-ingat lagi, Elevenia adalah e-commerce pertama yang saya miliki akunnya.

Mads, Sosok di Balik Elevenia

Kebetulan sewaktu acara IESE 2016 kemarin, saya ikut dua buah sesi yang pembicaranya tak lain dan tak bukan adalah Madeleine Ong de Guzman. Anda yang sudah berbelanja di Elevenia harusnya sih pernah mendapatkan email yang dibubuhi tanda tangannya paling tidak satu kali. Ya, dialah sosok yang ditunjuk untuk membawa bendera XL Planet, perusahaan bentukan XL Axiata dan SK Planet (Korea) yang menggawangi Elevenia. Uniknya, Mads (panggilan sayang saya akrab buat Madeleine-) ternyata berposisi sebagai penjaga gawang VP Marketing, sementara CEO atau President Director-nya malah saya sendiri belum tahu nama maupun sosoknya.

Madeleine Ong de Guzman - sengaja diblur, biar saya ga banyak saingan :D
Madeleine Ong de Guzman - sengaja di-blur, biar saya ga banyak saingan :D

Mads sendiri adalah sosok yang humoris dan sangat senang belajar hal-hal baru serta berbagi ilmu yang telah dia pelajari. Mads tak segan mengatakan bahwa topik selanjutnya yang ingin dia kuasai lebih adalah SEO, padahal mungkin sebagian orang menganggap buat apa mempelajari SEO jika sudah memiliki jabatan setinggi itu. Warga negara Filipina ini pun sangat senang melempar jokes di sela berbagi ilmu dan tips. Ditambah sosoknya yang menurut saya seperti personel girlband Korea, saya jadi bertanya-tanya kenapa Elevenia masih membutuhkan Raisa sebagai sosok yang dikedepankan sebagai brand ambassador (setelah dulu menunjuk Cinta Laura).

Errr, nampaknya tulisan ini sudah mulai mengarah ke review tentang Mads ya, haha... Mari kembali ke bahasan utama kita, Elevenia, sebelum Mads mulai menyadari bahwa kehadirannya sudah mampu menggeser Gista Putri di hati Aa. Wkwkwk. Jangan dianggap becanda lho, Mads :P

Mads - rambutnya diiket, too cute #eeh
Mads - rambutnya diiket, too cute #eeh

Awal Mula Menggunakan Elevenia

Perkenalan saya dengan Elevenia dimulai sejak saat Blackberry Z3 (Jakarta) melakukan promosi pre-order di beberapa situs terkemuka di Indonesia. Waktu itu saya berniat membeli Blackberry Z3 untuk memanfaatkan harga promosi yang cukup jauh selisihnya, karena sudah ada dua orang teman yang mau membeli dari saya. Saya pun mencari-cari tempat yang masih mengadakan promosi ini. Dan Elevenia muncul di halaman pencarian sebagai partner dari jeruknipis.com dalam penjualan Blackberry Z3, dan cerita pun berlanjut dari sini.

Di awal Elevenia beroperasi, benefit yang ditawarkan untuk mengakuisisi pengguna baru sangatlah menggoda. Bagaimana tidak, waktu itu untuk setiap pengguna yang melakukan pendaftaran, Elevenia memberikan poin sebesar Rp 110.000,- dan voucher-voucher diskon yang jika saya tak salah ingat jumlahnya lebih dari lima buah dengan denominasi yang beragam. Kebayang dong beli smartphone harga pre-order, lalu dipotong poin Rp 110.000 dan voucher, kemudian dijual kepada teman dengan harga sedikit di bawah harga normal? Cuan-nya lumayan banget waktu itu, he.. he.. he..


Elevenia, e-Commerce yang Komplit

Di beberapa kesempatan diskusi, entah itu dengan teman yang sama-sama bekerja di dunia e-commerce, ataupun diskusi di forum online, saya acapkali memberi penilaian kepada Elevenia sebagai e-commerce yang paling komplit di Indonesia.

Sejak pertama menggunakan Elevenia, saya mlihat flow atau alur transaksinya sangat jelas. Mulai dari pemesanan, pembayaran berhasil, penjual memproses pesanan, pesanan dalam pengiriman, hingga pesanan terkirim, semuanya sudah jelas alurnya. Elevenia menampilkan jumlah pesanan yang berada di masing-masing titik proses yang saya sebutkan tersebut dalam urutan yang sesuai.

Selain itu, kita sebagai pengguna tetap memiliki kontrol penuh atas pesanan yang telah kita lakukan lho. Misalkan kita sudah membayar suatu barang, namun penjual tak kunjung mmproses pesanan kita. Sebelum waktu yang ditentukan oleh Elevenia untuk pesanan otomatis dibatalkan, kita sebagai pengguna dapat meminta untuk membatalkan pesanan. Selama penjual belum memproses pesanan, maka pembatalan dapat terjadi secara langsung tanpa perlu persetujuan penjual.

Tak perlu menunggu refund untuk mengalihkan pesanan kita ke penjual lain, karena begitu pesanan tadi kita batalkan maka uang yang sudah kita bayarkan secara otomatis masuk menjadi poin Elevenia kita yang segera dapat kita gunakan untuk berbelanja kembali di Elevenia.

Apabila kita ingin mengembalikannya ke rekening kita, kita cukup mengajukan pencairan poin ke rekening bank yang harus sudah kita daftarkan, prosesnya memakan waktu selama dua hari kerja saja.

Di Elevenia, ada banyak jenis diskon yang bisa digunakan dalam satu kali transaksi. Mulai dari voucher potongan harga produk (memotong harga satu buah produk saja), voucher keranjang belanja (memotong total harga), voucher ongkos kirim (memotong ongkos kirim logistik), hingga potongan diskon tambahan yang disediakan oleh penyedia layanan pembayaran (biasanya promosi bank atau kartu kredit). Ini belum termasuk potongan yang bisa kita dapatkan apabila kita memiliki poin Elevenia ya, biasanya setelah melakukan konfirmasi barang diterima, ada sejumlah poin yang kita dapatkan, semacam cashback lah (saya jadi ingat, Mads senang sekali menyebut lah di ujung kalimatnya, hihi).

Selain itu kita juga bisa melakukan pembelian atau deposit poin Elevenia, dan kalau sedang ada promosi bisa jadi ada ekstra poin yang didapat saat melakukan deposit. Keren? Iya, Mads memang keren deh pokoknya, gemessssss... Oke, paragraf ini boleh di-skip daripada Anda muntah :D

Mau retur barang hasil pembelian di Elevenia? Bisa. Ada fitur penukaran dan pengembalian barang di Elevenia yang lagi-lagi alurnya juga sudah terdefinisi dengan baik dari awal. Jika ingin retur barang, maka pembeli harus mengajukan penukaran atau pengembalian barang disertai dengan bukti dan alasannya (biasanya diminta upload foto).

Dan (ini yang penting), penjual akan mendapat kesempatan untuk menyetujui atau menolak permintaan ini. Jika penjual setuju, maka pembeli wajib menginput nomor resi sebagai bukti dia telah mengirimkan barang kembali kepada penjual. Apabila penjual sudah menerima kembali barangnya, maka penjual bisa mengkonfirmasinya. Proses berlanjut ke pengiriman barang pengganti untuk penukaran, dan kembalinya uang pembeli dalam bentuk poin Elevenia untuk pengembalian.

Sementara salah satu toko online terbesar di Indonesia sedang banyak diprotes mengenai masalah retur dan refund yang serba manual dan memakan waktu lama, Elevenia sudah mengotomasi proses ini dari beberapa tahun yang lalu. Kenapa saya bisa tahu? Karena saya pernah mengembalikan barang sebagai pembeli, dan saya juga pernah mengalami pembeli mengembalikan barang yang saya jual di Elevenia , he.. he..

Oh ya, promosi-promosi yang diadakan di Elevenia juga sangat banyak macamnya. Selain voucher diskon, biasanya ada games yang memberi reward kepada pembeli apabila dimainkan setiap hari. Selain itu, setiap tanggal 11 di Elevenia biasanya ada promosi tambahan juga lho. Dan tak lupa favorit saya adalah Daily Deals yang berisi daftar produk-produk pilihan yang mendapatkan diskon alias subsidi ekstra dari Elevenia, beneran bikin pengen buka Elevenia tiap hari buat ngecek ada deals apa hari ini. Khusus untuk isi paragraf ini, saya yakin ini saya sedang terbuai pesona Mads nih. Hehe, maksudnya program-program marketingnya yang seperti ini pastinya dong datang dari bagiannya Mads gitu looooh.


Menjadi Seller di Elevenia

Oh ya tadi saya sempat singgung bahwa saya pernah mengalami pengembalian barang yang saya jual. Ya, memang saya sempat menjadi seller di Elevenia. Untuk menjadi seller di Elevenia prosesnya cukup mudah namun tidak selonggar ketika menjadi seller di Tokopedia atau Bukalapak. Di Elevenia, pengguna bisa mendaftar menjadi seller untuk kemudian masuk ke proses verifikasi data. Semua seller di Elevenia wajib menyediakan identitas asli untuk lolos verifikasi, waktu itu saya diminta unggah hasil scan KTP saya.

Beberapa saat setelah produk saya (Kaos GuratGarut) mejeng di Elevenia, saya mulai dihubungi oleh pihak Elevenia. Kadang mereka memberi saran untuk data produk, misalkan dua produk yang sama namun memiliki warna yang berbeda cukup dibuat satu produk saja dengan ditambahi opsi pilihan warna. Pernah juga dihubungi karena produk yang saya jual hendak diikutsertakan dalam promosi yang diadakan Elevenia, sehingga ada diskon tambahan (subsidi) dari Elevenia, alhasil beberapa hari itu pesanan yang saya terima mengalami peningkatan.

Setelah berjualan pun, saya merasa Elevenia masih memverifikasi kebenaran barang yang dijual oleh seller mereka. Soalnya saya pernah dapat pesanan dari salah satu karyawan Elevenia, sangkaan saya sih mereka mau menguji apakah kita benar memiliki produk yang kita jual, dan bukan produk fiktif.

Berjualan di Elevenia sebetulnya tidak mengeluarkan biaya, namun wajib untuk diketahui bahwa Elevenia memberlakukan fee atau potongan untuk setiap penjualan. Jadi jangan kaget kalau jumlah yang diterima dari suatu penjualan tidak kita terima sepenuhnya. Biasanya penjual di Elevenia menaikkan harga jual produk mereka untuk menyiasati fee ini.

Jika ingin produk kita banyak dilihat pembeli, ada beberapa metode promosi bagi seller di Elevenia. Semuanya membutuhkan seller poin yang bisa dibeli. Bagi seller baru, Elevenia memberikan benefit berupa seller poin juga lho, zaman saya dulu seller poin yang diberikan cuma-cuma itu sebesar Rp 1.000.000,-. Lumayan kan?

Di Elevenia, diberlakukan sistem reward dan punishment berupa nilai penjual. Untuk setiap transaksi yang berhasil, seller mendapat nilai yang apabila terkumpul hingga suatu angka, maka level-nya naik sehingga meningkatkan reputasi sang penjual. Untuk pesanan pembeli yang tidak dapat dipenuhi, maka seller mendapatkan pengurangan nilai. Selain itu, setiap tahun selalu diadakan seller award untuk memilih seller terbaik di masing-masing kategori. Cukup fair ya sistemnya.


Kekurangan Elevenia

Masalah fee per transaksi yang dikenakan kepada penjual menjadi sumber dari kekurangan utama Elevenia. Ya, penjual di Elevenia jadi memasang harga jual produk mereka lebih tinggi dibanding di marketplace lain. Meskipun kini hal tersebut dapat pembeli atasi dengan penggunaan voucher-voucher diskon yang banyak tersedia di Elevenia.

Sebagai perusahaan yang dibawahi oleh perusahaan lain, fee yang diterapkan oleh Elevenia sebetulnya dapat dimaklumi. Elevenia bukanlah startup yang mengejar jumlah basis pengguna dan transaksi untuk memikat investor. Elevenia membutuhkan margin untuk mereka tetap dapat hidup dan beroperasi.

Ada beberapa hal yang setidaknya memerlukan biaya yang lumayan dalam operasional sebuah layanan e-commerce seperti Elevenia:

  • - marketing cost
  • - convenience cost: misalkan untuk SMS Report, pembeli setidaknya mendapat 2x sms info per pesanan
  • - subsidi silang promosi


Satu lagi problem yang dimiliki Elevenia adalah orang Indonesia masih saja melafalkan Elevenia sebagai ElevAnia. Saya kira ini cuma saya saja yang mempermasalahkan, namun Mads sendiri mengakuinya secara langsung bahwa ini masih menjadi PR bagi mereka. Mungkin ini akibat terlalu banyaknya supporter sepakbola di Indonesia yang memakai kata "mania" di ujung nama kelompoknya, sehingga Elevenia pun jadi Elevania, masih untung bukan Elemania ya, huehehe...

Mengenai pembatalan pesanan, di Elevenia pun bisa terjadi. Namun tak seperti alasan di beberapa marketplace lain yang menyalahkan voucher abuse oleh pihak pembeli, di Elevenia seumur-umur belum pernah ada pesanan saya dibatalkan karena saya pakai voucher terus tuh. Sekali-kalinya pesanan saya dibatalkan itu karena saya ketahuan pakai dua akun yang berbeda untuk memesan produk yang sama. Elevenia mempermasalahkan clone user seperti ini, bahkan mereka tidak segan untuk melakukan suspend pada akun yang disinyalir merupakan clone user.

Satu kekurangan di sisi seller di Elevenia adalah banyak dari mereka yang kurang responsif, lama memproses pesanan, lama membalas pertanyaan. Untuk yang satu ini harus diakui seller-seller di Tokopedia dan Bukalapak masih lebih responsif, padahal tak jarang seller yang sama membuka toko sekaligus di Tokopedia, Bukalapak, dan Elevenia. Namun di Elevenia responnya tetap paling lambat, kita pun tak bisa mengetahui kapan seller di Elevenia terakhir login.


Sebuah Penutup

Satu hal yang sering muncul di pikiran saya adalah, nampaknya Mads juga merasakan hal yang sama bukanlah fans dari affiliate marketing. Kenapa saya bilang begitu? Karena program afiliasi di Elevenia tiba-tiba saja hilang, di saat saya masih sayang punya pending comission sekitar dua ratus ribuan, akhirnya harus hilang begitu saja karena tak mendapat restu orang tua.

Akankah Elevenia mampu terus bersaing dengan marketplace lain di Indonesia? Hope so, supaya saya bisa terus melihat Mads berbagi ilmunya di kesempatan-kesempatan mendatang, dan dia tidak bergabung dengan girlband perekonomian Indonesia semakin maju melalui peradaban digital yang semakin berkembang ini.

Wednesday, May 11, 2016

Preview OPPO F1 Plus, Selfie Maksimal dengan Kamera Depan 16MP



Belakangan ini, saya lagi jenuh dengan proses membeli smartphone baru, melakukan ujicoba, menulis hasil review-nya, lalu berusaha menjual kembali smartphone tersebut melalui berbagai cara di dunia maya. 

Lelah, itu yang saya rasakan setiap kali harus memindahkan berbagai data pada setiap smartphone baru yang saya beli. Belum lagi kalau smartphone yang saya beli tersebut saya temukan banyak kekurangannya, belum lama proses ujicoba berlangsung, biasanya saya sudah gatal ingin menjualnya kembali.

Saya rasa sudah saatnya memiliki sebuah smartphone yang mumpuni, yang bisa saya jadikan sebagai daily driver saya, menemani kegemaran saya bergonta-ganti smartphone. Selain spesifikasi jeroan yang powerful, smartphone daily driver saya haruslah hemat baterai, punya kamera bagus, dan tak lupa penampilannya  juga harus keren dan stylish.

Kebutuhan ini membuat saya akhirnya banyak browsing sana-sini, mencari smartphone terbaru apa yang sekiranya memenuhi kriteria-kriteria yang saya sebutkan tadi.




Dari proses pencarian yang saya lakukan, akhirnya saya temukan bahwa pada 21 April 2016 yang lalu, OPPO resmi memperkenalkan OPPO F1 Plus yang merupakan lini terbaru mereka pada seri F yang memiliki fokus di pengalaman fotografi smartphone. Dipersenjatai dengan kamera depan 16MP, OPPO F1 Plus diklaim mampu memberikan pengalaman selfie yang maksimal bagi penggunanya. Wah, sejauh ini OPPO F1 Plus merupakan smartphone dengan resolusi kamera depan terbesar yang pernah saya temukan.


Katanya begini nih kalo Selfie pakai OPPO F1 Plus


Saya quote nih apa kata CEO OPPO Indonesia, Ivan Lau:
Sejalan dengan fokus OPPO sebagai cameraphone, OPPO F1 Plus merupakan jawaban atas kebutuhan konsumen yang menginginkan smartphone dengan kemampuan fotografi yang tinggi, terutama selfie. OPPO F1 Plus memiliki keunggulan pada kamera depan 16MP yang ditunjang oleh berbagai teknologi fitur kamera terbaru untuk menjanjikan hasil selfie yang cerah dan berwarna hampir di seluruh kondisi cahaya.

OPPO F1 Plus sudah bisa dipesan melalui pre-order di beberapa toko online sejak sebulan yang lalu, dan kini sudah terlihat beberapa seller menawarkan OPPO F1 Plus ready stock di beberapa marketplace populer di Indonesia. Warna yang tersedia ada dua, yaitu Gold & Rose Gold, konsumen dapat menikmati selfie yang amatlah memukau berkat kamera depan OPPO F1 Plus yang dibandrol dengan harga Rp5.499.000,-. Doakan saya bisa menabung sedikit lagi nih biar bisa kebeli smartphone yang satu ini.

Apakah OPPO F1 Plus ini akan menjadi smartphone yang mampu memenuhi kriteria yang saya sebutkan untuk menjadi daily driver saya? Pada artikel ini saya sertakan beberapa temuan mengenai OPPO F1 Plus yang berhasil saya himpun. Baca terus sampai akhir tulisan ya, siapa tahu OPPO F1 Plus ini ternyata merupakan apa yang Anda cari juga selama ini.







Kamera OPPO F1 Plus


OPPO F1 Plus dilengkapi dengan sensor khusus yang dapat menangkap lebih banyak cahaya

Sebagai selfie expert, OPPO tentunya melakukan kustomisasi pada sensornya dengan teknologi hi-light camera. Teknologi ini menerapkan kustomisasi pada kamera depan 16MP yang didukung oleh teknologi sensor ISOCELL 1/3.1 inci dan hi-light camera yang dapat memberikan sensitivitas cahaya lebih tinggi dibandingkan kamera smartphone pada umumnya. Hi-light camera membuat OPPO F1 Plus memiliki 2X dynamic range dan gambar yang dihasilkan 4X lebih minim noise. Dengan adanya teknologi tersebut, gambar yang dihasilkan OPPO F1 Plus pun dapat lebih terang, tajam, dan berwarna di hampir seluruh kondisi cahaya.

OPPO F1 Plus juga dipersenjatai dengan berbagai fitur fotografi terbaru yang dapat membuat pengalaman selfie semakin maksimal, seperti; Beautify 4.0 yang dioptimasi untuk menangkap gambar selfie tampak lebih alami, Selfie Panorama yang memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar grup selfie dengan sudut lebar 120o. sehingga dapat mencakup lebih banyak orang, serta fitur Screen Flash yang memanfaatkan cahaya layar perangkat sebagai lampu tambahan. Keunggulan foto juga didukung dengan kehadiran teknologi TrueBright Image Signal Processor (ISP) yang diusung oleh prosesor Mediatek Helio P10, guna memastikan hasil yang kaya warna dan detail mendalam.

Spesifikasi OPPO F1 Plus


OPPO F1 Plus memiliki bezel ultra tipis 1,66 mm

OPPO F1 Plus merupakan selfie expert dengan desain yang sangat stylish. Eksterior all-metal unibody serta bezel ultra tipis OPPO F1 Plus pun menambahkan kesan elegan dan premium pada perangkat. Lebih dari itu, OPPO F1 Plus dirancang sedemikan rupa untuk memberikan kenyamanan saat digenggam bagi penggunanya. Dari dimensi 151.9x74.3x6.6 mm yang sesuai dengan gengaman berat yang sangat ringan yaitu 145 gram, hingga lengkungan eksterior yang dibuat khusus untuk menyesuaikan kontur tangan pengguna.



ColorOS 3.0 tampil lebih intuitif

Tidak hanya desain, OPPO F1 Plus juga memiliki spesifikasi yang sangat mumpuni dan system operasi yang fungsional. Untuk memudahkan multitasking bagi pengguna, OPPO F1 Plus menyematkan sistem operasi yang telah diperbaharui dengan desain yang lebih minimalis dan efisien, yakni ColorOS 3.0. Sistem operasi baru ini memiliki kecepatan 35% lebih cepat dibandingkan ColorOS 2.1, kecepatan loading home screen naik hingga 35% dan kecepatan instalasi aplikasi meningkat 41%. OPPO F1 Plus juga dilengkapi dengan prosesor delapan inti Mediatek Helio P10 2.0 Ghz dan 4GB RAM untuk mengurangi lagging saat membuka banyak aplikasi.

OPPO F1 Plus telah mendukung 4G dan memiliki dua slot Nano SIM, di mana slot kedua dapat digunakan untuk menambah memori internal dari 64 GB sampai dengan 128 GB dengan menggunakan kartu MicroSD. Dari segi pengisian baterai, OPPO memberikan VOOC Flash Charge yang merupakan teknologi pengisian daya cepat dengan voltase rendah sehingga perangkat akan terjaga suhunya saat pengisian ulang, melindungi tingkat keawetan baterai. Mengisi daya 0%-75% hanya dalam 30 menit, pengisian 5 menit mampu untuk talktime  selama 2 jam. F1 Plus memiliki kapasitas baterai 2,850 mAh dengan jenis lithium polymer yang dapat menghasilkan daya tahan hingga 14 jam.


Fingerprint recognition F1 Plus hanya membutuhkan waktu 0.2s

Teknologi terbaru OPPO F1 Plus juga mencakup Touch Access Fingerprint Recognition, ini menjadikan F1 Plus menjadi produk pertama OPPO yang menggunakan fingerprint recognition pada bagian penampang depan. Pengguna hanya membutuhkan waktu 0,2 detik untuk membuka perangkat.  Untuk fitur unggulan & spesifikasi lengkap lainnya dari F1 Plus, kunjungi http://bit.ly/OPPO_F1Plus

Selain melalui pameran OPPO F1 Plus di Grand Indonesia, OPPO juga menggelar upaya dalam memperkenalkan perangkat “Selfie Expert” melalui acara OPPO Selfie Run 2016. Selfie run sendiri telah berlangsung pada tanggal 24 April 2016 dan bertempat di Plaza Selatan, Gelora Bung Karno. Jarak yang ditempuh pada Selfie Run ini adalah 5K dan bersifat fun race. Di acara ini akan ada beberapa tantangan yang diberikan OPPO kepada pelari untuk mendapatkan kedua produk Selfie Expert dari OPPO, yaitu F1 dan F1 Plus.
                                                                                # # #

Tentang OPPO
 
OPPO adalah penyedia layanan elektronik dan teknologi global yang menyajikan perangkat terbaru yang berdedikasi menghasilkan produk dengan kualitas tinggi untuk konsumen di wilayah Amerika, Afrika, Eropa, Oseania dan Asia. OPPO mengembangkan desain dan promosi produk dengan mengabungkan inovasi teknologi dan desain yang tampil berbeda, untuk memastikan konsumen kami menerima produk terbaik.

Berdiri sejak 2004, OPPO secara ceoat membuktikan eksistensinya pada pasar dengan menitik beratkan perhatian pada detail sebuah produk. Setelah memasuki pasar smartphone pada 2008, OPPO secara cepat melakukan expansi pasar internasional satu tahun kemudian. Saat ini OPPO cameraphone hadir pada lebih 20 pasar dan menyediakan perangkat pada 50 negara. April 2015, merek OPPO sudah terdaftar pada 116 negara di dunia.

Tidak berhenti di situ, kami juga menggunakan semangat kami untuk berkomitmen dalam menyajikan teknologi dan inovasi terbaru, OPPO telah membuat dampak besar pada pasar audio visual dengan menawarkan perangkat pemutar blue-ray dan headset premium pada pasar Amerika Serikat dan Eropa. Untuk informasi Lebih lanjut silahkan kunjungi: http://www.oppo.com/en/