Gadget Promotions

Sunday, September 25, 2016

Mini Review Xiaomi Accessories, Powerbank 20.000 mAh, USB Fan, Mosquito Repellent



Setelah beberapa waktu lalu habis membahas portable wireless speaker Xiaomi, ternyata daftar aksesori Xiaomi pemberian Banggood.com yang belum saya bahas masih ada tiga buah lagi. Apa saja? Yang pertama sih aksesori yang sudah sangat umum, pengisi daya portable alias powerbank. Justru dua aksesori sisanya yang saya rasa tidak begitu lumrah, pokoknya terus saja geser layar Anda ke bawah karena akan banyak gambar yang menarik dari aksesori-aksesori tersebut.

Melewatkan video unboxing aksesori-aksesori ini? Ada baiknya video berikut ini ditonton dulu, saya ingat ada satu proses buka kotak di mana saya salah prediksi. Saya mengira salah satu aksesori itu sebagai speaker bluetooth, ha.. ha..


Oh ya, Banggood memang tidak memberikan aksesori ini secara cuma-cuma sih, saya diminta me-review semua aksesori itu. Speaker bluetooth okelah masih bisa saya ulas, dibandingkan dengan speaker lama saya. Lha ini, powerbank, kipas, dan anti nyamuk, ha.. ha.. ha...

Tak heran akhirnya video review-nya pun saya buat lucu-lucuan saja nih.


Okelah saya ulas singkat-singkat saja ya, biarlah artikel kali ini jadi semacam photoblog, hehe...

1. Powerbank Xiaomi 20.000 mAh Quickcharging Review

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent

Powerbank yang satu ini, bisa dibilang badak (atau malah badag?). Dari kapasitasnya yang extra jumbo, hingga ukurannya yang tak lagi bisa diakali nampaknya. Yah, namanya juga 20.000 mAh, saya rasa wajar kalau ukurannya sudah setinggi smartphone lima inci, dan dua kali tebalnya.

Bahannya yang kembali menggunakan plastik, bukan logam lagi, justru malah saya suka. Soalnya nggak lucu aja kalau buat powerbank saja saya harus beli silicon case biar tak tergores. Helloooow, ini kan powerbank, bukan smartphone, ha.. ha..

Ketakutan saya akan pengisian daya yang akan menghabiskan waktu sehari semalam untungnya tak terbukti. Ditinggal tidur dari pukul delapan malam hingga empat pagi, selalu sudah terisi penuh, asalkan menggunakan kepala charger berarus besar. Saat digunakan mengisi daya pun, terukur arus yang dihasilkan bisa mencapai 1,6 A. Selama masa uji, powerbank ini mampu membuat powerbank saya yang lainnya, Mili Power Ocean II, menjadi pengangguran.

Jika Anda tertarik membelinya di Banggood, silakan klik link pembelian Powerbank Xiaomi 20.000 mAH Quickcharge ini. (Ada promosi DISKON 6% sekarang. Dan jika tidak ada promo, gunakan kode diskon ini "67f8b0", lumayan diskonnya 13%).

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Powerbank 20.000 mAh - sisi bawah

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Powerbank 20.000 mAh - sisi atas

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Powerbank 20.000 mAh - sisi samping

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Powerbank 20.000 mAh - sisi depan


2. Xiaomi USB Fan Review

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Dua aksesori Xiaomi lainnya

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi USB Fan - dalam kemasan

USB fan ini sebetulnya sudah lama dirilis oleh Xiaomi, dan sudah banyak pula tiruannya. Ini bisa jadi solusi saat listrik mati dan Anda kegerahan, atau saat Anda merasa panas saat bekerja di depan laptop. Tinggal colok kipas ini ke powerbank atau ke port USB pada laptop Anda, seketika Anda jadi punya kipas angin pribadi. Kuat anginnya cukup koq untuk sekedar mengusir gerah.

Kipas USB ini dijual di Banggood dengan harga murah. Plus ada DISKON 6% dengan kode diskon: "MP6%OFF".

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi USB Fan - tampak samping

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi USB Fan - tampak atas


3. Xiaomi USB Mosquito Repellent Review

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - dalam kotak

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - sisi belakang kotak

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - buka kotak

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - wajar kan kalau saya menyangka ini speaker?


Nah ini adalah aksesori paling unik yang sempat membuat saya salah kira bahwa ini adalah speaker bluetooth, hahaha. Pengusir nyamuk ini menggunakan mat yang biasa digunakan pada obat nyamuk elektrik yang dapat kita temui di minimarket dekat rumah. Yang agak saya sangsikan adalah, aksesori ini disebut sebagai pengusir nyamuk outdoor, apa iya bisa efektif digunakan di luar ruangan? Saya tidak tahu. Selama masa uji, tak ada nyamuk yang rela mengorbankan dirinya demi tulisan saya ini.


review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - sisi atas

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - sisi bawah

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - sisi samping

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - putar untuk dapat memasukkan mat

review xiaomi accessories powerbank quickcharge fan mosquito repellent
Xiaomi Mosquito Repellent - dipasang pada powerbank


Anggaplah ini sebagai solusi darurat saja ya, lagi-lagi jika listrik mati. Di beberapa kota yang hawanya panas, dan listriknya sering padam, saya yakin ketiga aksesori ini akan sangat berguna. Dan untuk yang membutuhkannya dapat menuju web Banggood.com juga untuk membeli Xiaomi Mosquito Repellent ini. (DISKON 20% dengan kode diskon: "20ximimo").

Demikian saja ulasan singkat ini, have a nice weekend ya...

Friday, September 23, 2016

Mini Review Lefant MoreCard, Buat iPhone Anda Jadi Dual-sim!

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia

Sebetulnya sudah setahun saya memegang sebuah iPhone 5c inventaris kantor, namun jarang sekali saya gunakan. Alasannya sederhana saja, saya sehari-hari menggunakan dua nomor dari operator seluler yang berbeda, sementara iPhone 5c ini hanya mampu memuat satu sim-card saja. Lagipula, iPhone ini sesekali digunakan oleh rekan kerja saat hendak melakukan testing aplikasi mobile Paybill versi iOS.

Namun inovasi di dunia gadget nampaknya terus terjadi dengan cepat mengikuti kebutuhan manusia. Salah seorang rekan menunjukkan saya sebuah gadget, atau bisa juga dibilang aksesoris padanan, yang mampu membuat iPhone yang saya gunakan terasa memiliki dua nomor. Serius?

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - kotak kemasan


Serius koq, nama gadget ini adalah MoreCard dari Lefant. Tapi slot sim-card iPhone kan cuma sebiji, koq bisa jadi dual-sim? Memang iOS sudah punya dukungan untuk dual-sim? Hoho, penasaran dan tak sabar ya?

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - kelengkapan dalam kotak

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - sisi depan, bukan layar betulan, hanya ada indikator LED di sana 


Kira-kira begini prinsip cara kerja dari MoreCard ini:

  1. Sim-card kedua, Anda pasangkan pada MoreCard.
  2. Di iPhone Anda, install aplikasi MoreCard dari AppStore.
  3. Dari aplikasi, hubungkan MoreCard menggunakan bluetooth.
  4. Anda mendapat tampilan khusus untuk sim-card kedua di aplikasi MoreCard. Status sinyal, inbox SMS, dialer dan log telepon ada di aplikasi ini, khusus untuk sim-card kedua.
  5. Setiap sms dan telepon yang masuk dan keluar pada sim-card kedua, dapat Anda kelola melalui aplkasi MoreCard yang tampilannya sangat mirip dengan tampilan native call dan sms di iOS.
Sederhana kan? MoreCard-nya sendiri memang harus selalu Anda bawa, kantungi saja di saku celana atau simpan di tas. Anda nyaris takkan butuh untuk mengeluarkan gadget kecil ini, kecuali saat butuh tomsis alias tombol narsis. Ya, MoreCard ini bisa juga berfungsi sebagai remote camera shutter, syaratnya Anda wajib mengakses kamera dari aplikasi MoreCard pada iPhone Anda.

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - sisi bawah, slot micro-sim dan micro-USB

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - sisi kiri, tombol power dan remote shutter

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - sisi belakang

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - sisi kanan, lubang yang entah untuk apa

review lefant morecard iphone dual sim Indonesia
Lefant MoreCard - sisi atas, lubang untuk gantungan/strap


Dalam pemakaian saya, di mana nomor kedua yang saya pasangkan pada MoreCard jarang sekali menerima telepon dan sms, baterainya dapat bertahan lebih dari 48 jam atau dua hari dua malam. Tak dipusingkan untuk mengisi daya lah kalau selama itu mah.

Pada paket penjualannya, disertakan kabel untuk mengisi dayanya. Kabelnya berupa kabel USB to micro-USB. Ya, port pada gadget MoreCard ini memang micro-USB, sehingga kabelnya mau tak mau harus Anda bawa juga untuk dapat melakukan pengisian daya. Menurut hemat saya, alangkah lebih baik apabila MoreCard ini sama-sama menggunakan lightning port, jadi bisa pakai satu kabel charger yang sama dengan iPhone.

Pada buku manual, disebutkan bahwa MoreCard juga dapat digunakan pada iPod Touch 5, iPad Mini 2 ke atas, dan iPad 4 ke atas. Karena tak mempunyai Apple device selain iPod Shuffle, saya pun tak dapat mengujinya, he.. he.. 

Namun yang pasti MoreCard ini hanya dapat digunakan untuk forwarding telepon dan sms saja, tidak untuk internet. Jadi kalau dipake di iPod Touch 5, bisa telepon dan sms saja dong? Gak bisa internetan? Yah, saya rasa kalau yang Anda butuhkan adalah untuk membuat device Anda jadi bisa internetan, saya rasa beli mi-fi solusinya, bukan MoreCard, he.. he..

Belum terbayang bagaimana cara kerja MoreCard ini? Kalau begitu, Anda wajib menyimak video quick usage berikut ini. Pada video ini saya tunjukkan proses melakukan dan menerima panggilan, semuanya jelas dan sangat simple koq. Demikian mini review dari Lefant MoreCard ini, terima kasih :)


Tuesday, September 20, 2016

Review Samsung Galaxy On7, Ketika Samsung Latah Jualan Online

review samsung galaxy on7 indonesia


Di Indonesia, nampaknya pengguna smartphone ikut terbagi menjadi dua kelompok besar yang saling bertolak belakang. Kelompok pertama adalah mereka yang bertahan pada cara konvensional saat hendak membeli smartphone baru, yaitu dengan datang ke pusat perbelanjaan elektronik dan berpindah dari satu gerai ke gerai lain mencari harga terbaik sembari menimang-nimang saran berbau promosi yang diberikan penjaga gerai atau promotor yang 'mangkal' di gerai tersebut. Mereka ini adalah kaum yang tak percaya dengan penjual online, umumnya takut ditipu, atau mendapat barang palsu.

Sedangkan kelompok kedua adalah mereka yang gemar berbelanja online, mengandalkan review produk yang mereka tonton di Youtube, mencari toko online paling direkomendasikan dengan harga semurah mungkin untuk mendapatkan produk smartphone yang spesifkasinya paling tinggi nilainya apabila dibandingkan harganya. Bagi kelompok kedua ini, brand-brand pendatang baru tak menjadi soal, meskipun brand baru ini hanya berjualan online atau lumrah disebut internet brand. Bahkan, banyak orang yang langsung nge-fans dengan brand-brand yang mengandalkan penjualan online ini, karena merasa mereka benar-benar membayar untuk harga produk dan spesifikasinya, bukan untuk biaya promosi sang brand produsen smartphone.

Polarisasi dua jenis pengguna smartphone ini pastinya sudah tercium juga oleh brand besar yang selama ini lebih menyasar kepada kelompok pertama. Jika OPPO menjalankan strateginya untuk menggaet kelompok kedua dengan membuat second-brand (atau third-brand mungkin?) OnePlus, Samsung yang mulai melirik segmen pasar ini nampaknya masih sebatas coba-coba dengan membuat varian tipe baru yang dikhususkan bagi para penggemar belanja online.

Jangan senang dulu...

Keputusan Samsung membuat varian produk yang spesial untuk para online shopper ini harusnya memang menjadi kabar bahagia. Mungkin banyak juga di antara penggemar internet brand tadi yang hati kecilnya masih menjerit, mendambakan Samsung, ingin memiliki produk bergengsi agar pergaulan dunia nyata mereka bisa seganas di dunia maya.

Sayangnya, banyak hal yang dilakukan Samsung dengan varian terbarunya ini yang menurut saya mah absurd, setidaknya untuk penjualannya di Indonesia. Apa saja hal-hal absurd itu? Baca terus tulisan ini sampai habis ya, karena dalam review kali ini, saya akan membuat bahasan tentang Samsung Galaxy On7 dalam format yang sedikit berbeda.

ABSURD #1: Penamaan Samsung Galaxy On7

Dalam hal yang paling mendasar ini saja, saya sudah merasa Samsung Galaxy On7 memiliki nama yang absurd.

Samsung saat ini sedang memberlakukan format penamaan baru bagi jajaran smartphone mereka. Semua seri, kecuali Note, tak lagi menggunakan sebuah kata sebagai penamaannya, melainkan cukup dengan sebuah huruf. Ada seri A, C, E, J, S, dan V yang menutup umur seri Fame, Young, Grand, Mega, dan lainnya.

Lalu muncullah seri yang hanya dijual online, seri On, dan dimulai dari angka 7, Samsung Galaxy On7. It doesn't add up to the others. Beda sendiri! Okelah, karena hanya dijual online sehingga diambil potongan suku kata "On"-nya saja. Tapi, di Indonesia, On7 sudah kadung lekat pada nama sebuah band musik asal Yogyakarta, Saepul on 7! Eh, Sheila on 7 maksud saya.

Kurang absurd? OK, sudah tahu kalau kode produk dari Galaxy On7 adalah SM-G600FY? 600FY, GOOFY? Hahaha... absurd se-absurd-absurd-nya.


ABSURD #2: Harga dan Market Positioning Samsung Galaxy On7

Absurd! Ketika semua orang mengira Samsung akan memberikan produk yang sama sekali berbeda dari segi harga, produk yang akan mampu membunuh pembunuh flagship, Samsung menghadirkan produk dengan spesifikasi tanggung, di harga yang tetap khas Samsung.

OK, anggaplah Samsung keras kepala soal price-to-spec comparison, yang penting menang gengsi dan layanan purna jual. Tapi, masalahnya adalah ketika dibandingkan dengan jajaran lain dari produk keluaran Samsung sendiri, posisi Galaxy On7 ini jadi serba tak jelas.

Dijual dengan harga Rp 2.699.000,-, Samsung Galaxy On7 hanya sedikit lebih murah dari Samsung Galaxy J5 2016, atau bahkan Samsung Galaxy A3 2016. Yang mana kalau diadukan antar sesamanya, malah saling tikam, dengan tikaman terbanyak akan diterima Samsung Galaxy On7. Kalau tikaman terdalam sih masih tetap dipegang oleh tikamannya Gista Putri, ya maklum Gista mah meng-endorse Galaxy Note 5, gimana gak dalem! Ha.. ha..

Maksud saya adalah, Samsung tak memberikan cukup diferensiasi bagi Samsung Galaxy On7 untuk membuat perhatian orang banyak tertuju kepadanya. Mau cari harga murah, seri J3 ke bawah lebih murah. Mau cari spek bagus, Galaxy J5 2016 lebih mumpuni di atas kertas. Bahkan jika mau cari looks yang keren, Galaxy On7 ini kebanting banget oleh Galaxy A3 2016.

Satu-satunya diferensiasi Galaxy On7 adalah produk ini tak akan Anda temukan di gerai toko offline di mana biasanya Anda berbelanja produk smartphone Samsung. Dan mungkin, Anda malah akan bersyukur tak pernah dipertemukan dengannya.

ABSURD #3: Spesifikasi Samsung Galaxy On7

Internet brand biasanya mampu menjual produk mereka lebih murah karena dipangkasnya biaya offline marketing yang cukup besar. Selain itu mereka juga biasa melakukan outsourcing layanan purna jualnya kepada mitra yang juga sekaligus memegang layanan purna jual milik brand lain.

Samsung Galaxy On7 tidak begitu. Yang dipangkas tak hanya biaya marketing, spesifikasi produk pun turut terpangkas banyak. Dengan harga Rp 2.699.000,- maka Anda akan mendapatkan sebuah layar berjenis TFT, RAM tanggung 1,5 GB, serta memori internal sempit 8 GB. Namun dengan harga segini pula, Anda tak bisa mendapatkan nyala lampu untuk menerangi tombol kapasitif, pun untuk notifikasi.

ABSURD #4: Timing Penjualan Galaxy On7

Galaxy On7 dijual pada masa di mana seri smartphone Samsung lainnya juga banyak mengusung angka 7. Dimulai dari seri S yang memang sudah masanya menggulirkan S7 dan S7 Edge. Sementara varian Galaxy A7 2016 dan J7 2016 pun ikut hadir walau angkanya tak menunjukkan urutan produk di serinya masing-masing. Dan tak lupa, yang fenomenal, Galaxy Note 7 yang diloncatkan (Samsung melewatkan Note 6) sebelum akhirnya di-recall akibat banyaknya unit yang meledak akibat permasalahan pada baterainya.

Nah, mungkin bisa dibilang klop deh, timing-nya pas, selagi banyak seri lain juga yang mengusung angka 7, Samsung mulai menjual Samsung Galaxy On7 di Indonesia. Namun jangan lupa, penjualan Galaxy On7 itu online, calon-calon pembeli online biasanya mencari review atau spesifikasinya terlebih dulu, juga secara online.

Celakanya, jika kita melakukan pencarian online untuk Samsung Galaxy On7, maka di urutan teratas hasil pencarian yang selalu dikuasai situs GSMArena, kita bisa lihat bahwa sudah hadir Samsung Galaxy On7 2016 dengan berbagai peningkatan yang dibawanya. Sementara Samsung Galaxy On7 yang saat ini dijual di Indonesia, tercatat dirilis pada tahun 2015! Masih mau bilang timing-nya pas? Jangan dong, nanti Anda ikutan jadi absurd kaya Samsung :D


Hands-on Samsung Galaxy On7

Terlepas dari semua ke-absurd-an di atas, marilah kita coba langsung saja smartphone ini. Siapa tahu ada sisi terang yang baru bisa dirasakan saat smartphone ini kita genggam dan gunakan.

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - Layarnya tetap baik walau berjenis TFT

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - sisi atas, lengang, selengang... ah sudahlah..

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - sisi kanan, terdapat tombol power

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - sisi kiri terdapat volume rocker

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - sisi bawah, port micro USB, mikrofon, jack audio 3,5 mm

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - sisi belakang

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - saat layar padam



Berbicara soal bentuknya, Samsung Galaxy On7 ini sangat kentara memiliki desain yang sangat khas Samsung. Sisi depannya nampak sangat mirip dengan Samsung Galaxy Note 4, sementara sisi belakangnya terlihat seperti seri Galaxy A tahun 2015 berkat susunan lubang speaker, kamera, dan LED flash yang serupa.

Material plastik masih menjadi bahan utama Samsung Galaxy On7 ini. Meskipun list pinggirnya sudah dicat chrome agar terlihat seperti metal, namun di tangan terasa jelas plastik. Pun demikian dengan backcover-nya yang diberi tekstur kulit ala-ala Galaxy Note 3.

Overall, desain Samsung Galaxy On7 ini ya Samsung banget, dipastikan akan mampu menarik perhatian orang di sekitar kita, terutama ibu-ibu arisan sosialita. Feels-nya di tangan terasa nyaman dan aman, tak takut jatuh karena licin. Bobotnya cukup ringan sehingga smartphone ini tidak cukup terasa kokoh. Saat menyentuhkan kedua jempol untuk mengetik, layarnya terasa lembut walaupun terasa kuat aroma plastiknya.


Samsung Galaxy On7 dalam Pemakaian Sehari-hari

Dalam pemakaian sehari-hari ala saya, Samsung Galaxy On7 nyaris tak menemui kendala berarti. Saya yang jarang bermain game, dan lebih senang membuka laptop daripada ponsel saat di jam kerja, membuat pengujian Samsung Galaxy On7 terasa datar-datar saja.

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - tekstur kulit pada backcover

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - baterai 3.000 mAh-nya dapat dilepas


Maksudnya datar, tidak ada kendala berarti, dan juga tidak ada yang membuat saya merasa terkesan sehingga membuat sedikit-sedikit pengen buka ponsel. Alhasil, baterai 3.000 mAh milik Samsung Galaxy On7 ini pun bisa melenggang dari sejak lepas charger dini hari saat saya bangun, hingga malam jelang saya tidur. Daya tahan baterainya saya rasakan sebatas cukup saja, tidak kuat lama. Terbukti dari screen-on-time yang angkanya kecil-kecil, menunjukkan saya jarang pakai smartphone ini. Jarang dipakai plus penggunaan processor Snapdragon 410, processor kelas entry-level dari Qualcomm, seharusnya sih mampu menembus 24 jam menurut saya.

review samsung galaxy on7 indonesiareview samsung galaxy on7 indonesia

review samsung galaxy on7 indonesiareview samsung galaxy on7 indonesia


Salah satu penyebab jarangnya ponsel ini saya pakai mungkin karena tak adanya LED notification, sehingga saya tidak merasa ada yang perlu saya lihat pada smartphone saya. Padahal, begitu layar saya nyalakan, puluhan notifikasi sudah nangkring di sana, hehe.

Pernah saya coba untuk bermain game dengan grafis 3D, Beast Quest. Dan hasilnya Samsung Galaxy On7 ini masih mampu memainkannya dengan baik di beberapa kesempatan. Kenapa saya sebut beberapa kesempatan? Karena ada saat di mana smartphone ini mengalami freeze, ya freeze, bukan lag! Kejadian freeze selama tiga hingga lima detik pernah saya alami saat memainkan game dan juga membuka browser Chrome, serta aplikasi media sosial Instagram. Entah apa penyebabnya, untunglah hanya sesekali dan tak hingga hang lama, sehingga penggunaan bisa saya lanjutkan.

Saat ini Samsung Galaxy On7 masih berjalan di atas Android Lollipop 5.1, dan saya tak tahu akan mendapat software update sampai sejauh mana.

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - tak ada LED notification

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - tombol kapasitif tak menyala


Layar Samsung Galaxy On7 yang masih menggunakan panel TFT tidak jadi masalah berarti buat saya, reproduksi warna masih terlihat baik. Sayangnya pada tombol kapasitif di bawah layar tidak ada backlight. Oh come on Samsung, ikut-ikutan jualan di internet bukan berarti harus mengikuti pula kebiasaan salah satu internet brand yang senang menyunat lampu latar dan lampu notifikasi.

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - backcover dapat dibuka

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - slots!


Untungnya untuk masalah slot sim-card, Samsung tak latah menggunakan hybrid slot pada Galaxy On7. Dua buah slot micro-sim hadir ditemani dedicated micro-SD slot. Posisi slot micro-SD ini menumpang di atas slot micro-sim yang pertama. Ditemani baterai yang dapat dilepas, dan feels dalam genggaman yang nyaman, ketiga hal ini menjadi nilai plus Samsung Galaxy On7 yang dapat saya temukan.

Sisanya, sulit sekali menemukan lagi nilai plus dari Samsung Galaxy On7. Bagaimana tidak, dengan harga setara produk Infinix paling mahal, Zero 3, Samsung memberikan spesifikasi yang bahkan nyaris tak mampu mengimbangi seri kelas terbawah Infinix, Hot 3. Samsung menyuplai Galaxy On7 dengan RAM 1,5 GB, ROM 8 GB dan processor Qualcomm Snapdragon 410 di harga 2,7 juta. Sementara Infinix membekali Hot 3 dengan RAM 2 GB, ROM 16 GB dan processor Qualcomm Snapdragon 415 pada level harga 1,6 juta. Sama-sama mempunyai baterai berkapasitas 3.000 mAh, Samsung Galaxy On7 hanya unggul di resolusi kamera yang sudah 13 Megapixels, berbanding dengan kamera 8 Megapixels yang dimiliki Infinix Hot 3.

Samsung punya satu alasan buat berkelit, mereka bisa dengan mudah mengklaim kalau layanan purna jual mereka lebih baik dari para internet brand. Asalkan kuat mengantri panjang, para calon pembeli boleh deh mengutamakan produk-produk Samsung demi alasan purna jual ini.


Informasi Hardware Samsung Galaxy On7 

Berikut adalah informasi hardware Samsung Galaxy On7 yang saya ambil menggunakan aplikasi pihak ketiga. Sebelum Anda kaget, saya kasih bocoran deh, Anda takkan percaya dengan hasil capture aplikasi Sensor Box for Android di bawah, he.. he..

CPU-Z:

review samsung galaxy on7 indonesiareview samsung galaxy on7 indonesia

review samsung galaxy on7 indonesiareview samsung galaxy on7 indonesia

AIDA64:

review samsung galaxy on7 indonesiareview samsung galaxy on7 indonesia

review samsung galaxy on7 indonesiareview samsung galaxy on7 indonesia


Sensor Box for Android:

review samsung galaxy on7 indonesia - Samsung Galaxy On7 - Kelengkapan sensor
Samsung Galaxy On7 - Kelengkapan sensor

Antutu Benchmark:

review samsung galaxy on7 indonesia - Samsung Galaxy On7 - Skor Antutu Benchmark
Samsung Galaxy On7 - Skor Antutu Benchmark



Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy On7 

Kualitas kamera smartphone ini dapat Anda lihat di artikel hasil foto menggunakan kamera Samsung Galaxy On7 berikut ini. Saya lupa tak mengambil foto selfie nih, maaf kalau kali ini Anda terpaksa harus merindukan selfie saya, ha.. ha.. ha..


Plus dan Minus Samsung Galaxy On7 

Kelebihan Samsung Galaxy On7:

  • Gak malu-maluin dibawa ke mall atau arisan.
  • Dual-sim 4G dengan dedicated micro-SD slot.
  • Baterai yang bisa dilepas.
  • Nyaman dalam genggaman.
review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - kelebihannya.


Kekurangan Samsung Galaxy On7:

  • Terlalu absurd. :D


Apa Kata Aa tentang Samsung Galaxy On7

review samsung galaxy on7 indonesia
Samsung Galaxy On7 - tampak berkilau buat ibu-ibu arisan. :D

Menurut saya, Samsung Galaxy On7 wajib dimiliki jika Anda adalah:
  1. Orang yang senang dengan hal-hal yang absurd
  2. Ibu-ibu arisan yang belum kebeli iPhone, dan harus punya Samsung layar gede.
Mengerti? :D


Tempat Membeli Samsung Galaxy On7

Jika Anda berniat membeli Samsung Galaxy On7 (secara online tentunya), sekarang sedang ada beberapa promo bundling, yang bisa Anda cek melalui link berikut ini: Samsung Galaxy On7 di Lazada.