Gadget Promotions

Wednesday, April 12, 2017

Review ZTE Axon Elite, Ponsel Elit yang Harganya Tinggal Dua Jutaan Saja

review zte axon elite indonesia gearbest

Ini adalah kali kedua saya mencoba seri Axon dari ZTE. Dan untuk kedua kalinya juga saya mendapatkannya dari GearBest. Kenapa bukan seri Axon 7 terbaru? Karena harganya mahal, simpel!

Lho memang Axon Elite tidak mahal? Ya mahal juga dulu pas baru dirilis mah. Tapi ini salah satu yang saya suka dari GearBest, suka ada smartphone kelas atas keluaran tahun lalu yang dijual dengan harga yang sudah setara budget phone tahun ini. Setelah waktu lalu ZTE Axon Mini dijual dengan harga $149.99 saja, kali ini ZTE Axon Elite dijual seharga $169.99 (sebelum diskon tambahan), yang mana kalau dirupiahkan berarti sekitar 2,3 jutaan saja.

Untuk smartphone dengan processor Snapdragon 810, kamera belakang ganda, serta RAM 3 GB dan ROM 32 GB sih harga segitu sudah kece banget.

Unboxing ZTE Axon Elite

Pada video unboxing di bawah ini, Anda dapat melihat penampakan setiap sudut dari smartphone ini. Ada sedikit tes kamera juga lho, pastikan Anda menontonnya terlebih dahulu ya.


review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

Kesan Pertama pada ZTE Axon Elite

Saat pertama kali menyentuhkan jemari pada smartphone ini, saya langsung merasa nama Elite memang cocok disematkan pada ponsel yang satu ini. Material kelas atas nyata terasa pada backcover-nya yang berbahan logam. Masih satu tingkat di atas ZTE Axon Mini menurut perasaan saya mah.

Ciri khas desain seri Axon generasi pertama tentunya hadir pada sekeliling smartphone ini. Faux leather pada bagian atas dan bawah dari backcover masih hadir ditemani efek jahitan. Sementara pola segitiga tak lupa dijadikan aksen pemanis di sekitar kamera belakang, serta pada earpiece dan loudspeaker di sisi depan ponsel ini.
review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

Detail lain akan Anda lihat pada tombol power dan volume rocker yang tampil berseberangan di kedua sisi ZTE Axon Elite. Perbedaan yang jelas terlihat dari ZTE Axon Mini adalah penggunaan tombol capacitive di bawah layar pada ZTE Axon Elite. Ya, halo button khas ZTE hadir pada smartphone ini, yang mana seperti biasa berfungsi sekaligus sebagai lampu notifikasi.

Saya cukup jeli untuk langsung mengetahui bahwa tak seperti Axon Mini yang menggunakan panel layar AMOLED, Axon Elite ini dibekali panel IPS saja. Di sini saya agak bingung, kenapa yang Elite malah tak menggunakan AMOLED?

review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

review zte axon elite indonesia gearbest

Mengusung layar 5,5 inci, ZTE Axon Elite termasuk ke dalam kategori smartphone yang masih nyaman digenggam. Kalau dibandingkan dengan ZUK Z1, Blackberry Aurora, dan UMI Plus E, saya bisa bilang handling ZTE Axon Elite masih yang paling enak.

Layarnya sendiri sudah beresolusi Full HD 1080p, nyaman dilirik dan memiliki sudut pandang yang luas. Walau saya lebih senang dengan layar AMOLED yang digunakan oleh Axon Mini, namun sama sekali tak berarti layar ZTE Axon Elite ini buruk koq. In fact, saya selalu nyaman menggunakan ponsel ini dan tak cepat bosan atau cepat ingin mengakhiri proses uji pakainya.

Di sisi belakang, dual-camera setup nampak jadi penyedot perhatian yang utama ditemani dua buah LED flash yang jika dilihat memiliki nada warna yang sama. Sedikit bergeser ke bawah, kita akan menemukan fingerprint scanner berbentuk rounded rectangle yang memiliki akurasi dan respon optimal. Nyaris tak pernah gagal saya gunakan membuka kunci layar dalam berbagai posisi tangan saat memegang smartphone ini. Kali ini saya tak sering salah menempatkan jari pada lingkaran dekat fingerprint scanner seperti yang saya alami saat menggunakan Axon Mini.

review zte axon elite indonesia gearbest

ZTE Axon Mini dalam Penggunaan Sehari-hari

Saya akan memulai bagian ini dari bagian yang kurang mengenakkan dari ponsel ini. Daya tahan baterai ZTE Axon Elite tergolong rata-rata cenderung ke boros. Dengan pemakaian normal ala saya yang banyak menggunakan ponsel untuk terkoneksi ke internet saat mengakses social media, messenger, dan browsing, baterainya dapat bertahan sekitar 15 jam saja. Cukup memang untuk dari pagi hingga malam, namun pas-pasan dan bikin was-was akan lowbat di saat penting.

Kalau dipakai bermain game dan browsing intens, semisal pada saat weekend, sekitar 7 jam saja smartphone ini sudah kehausan minta minum jus. Hehe.

review zte axon elite indonesia gearbestreview zte axon elite indonesia gearbest

Mungkin konsumsi baterai yang tak awet ini merupakan efek samping dari pemakaian processor kelas flagship tahun lalu, Qualcomm Snapdragon 810. Namun, sesuai dengan kelasnya, untuk urusan performa mah sama sekali tidak ada hambatan yang terasa saat digunakan menjalankan berbagai aplikasi yang saya butuhkan.

review zte axon elite indonesia gearbestreview zte axon elite indonesia gearbest

Walau memang tak sehalus saat menjalankan Benchmark 3D dengan Snapdragon 820, namun ZTE Axon Elite jelas terasa berada pada level yang berbeda dari smartphone lain yang saat ini dijual pada level harga dua jutaan juga.

Satu hal yang sempat saya khawatirkan dengan Snapdragon 810 ini tentunya isu overheat yang sempat melandanya dahulu, Namun, sejauh saya mencoba ponsel ini, rasanya tidak ada panas berlebih yang dihasilkan, meskipun saat digunakan bermain game. Kalo hangat-hangat biasa mah saya rasa masih dalam batas wajar lah.

review zte axon elite indonesia gearbest

Untuk kelengkapan sensor, ZTE Axon Elite sudah cukup lengkap untuk Anda yang ingin menggunakan smartphone ini untuk kebutuhan VR.

review zte axon elite indonesia gearbest


Untuk masalah software, Axon Elite masih menggunakan MiFavor UI yang berjalan di atas OS Android yang versinya cukup jadul, Lollipop. Konon untuk ROM versi China sudah tersedia yang versi Marshmallow, tetapi tak saya coba karena kabarnya malah menghilangkan kemampuan NFC yang sejatinya hadir pada ponsel ini.

Kebiasaan ZTE yang menggunakan susunan tombol menu-home-back dengan recent apps yang baru dapat diakses dengan menekan dan tahan salah satu tombol, juga jadi salah satu hal yang membuat saya tidak sreg dengan ponsel ini.

Saya tutup kekurangan dari ponsel ini dengan informasi bahwa slot simcard-nya hybrid. Untuk pemakaian jangka panjang, memori internal sebesar 32 GB sebetulnya masih cukup. Namun, ini bisa tak berlaku bagi mereka yang suka menumpuk game-game besar di ponselnya.

Setelah ini ada pembahasan mengenai salah satu titik yang menjadi kelebihan utama dari ZTE Axon Elite ini, yaitu kamera!

review zte axon elite indonesia gearbest



Kamera ZTE Axon Elite

Dalam berbagai kondisi pun, kamera ZTE Axon Elite ini seakan menegaskan kelasnya dengan hasil yang nyaris selalu memuaskan mata.

Fitur manual yang sebetulnya sangat lengkap pun, jadi jarang sekali saya gunakan karena hasil mode auto pun sudah membuat saya merasa cukup. Padahal, baru pada smartphone ini sajalah saya menemukan shutterspeed terlambat di angka 80 detik, ya DELAPAN PULUH DETIK!

Jangan lupakan juga bahwa kamera belakang ZTE Axon Elite ini ada dua buah. Satu kamera utama beresolusi 13 Megapixels, dan kamera kedua beresolusi 2 Megapixels yang berfungsi untuk menunjukkan kedalaman serta memberikan kemampuan refocus. Untuk menggunakan kedua kamera ini, perlu masuk ke mode khusus, sehingga secara default mah hanya satu kamera saja yang beroperasi.

Biarlah gambar yang berbicara. Perhatikan baik-baik foto-foto hasil kameranya pada artikel berikut ini.

review zte axon elite indonesia gearbest


Apa Kata Aa tentang ZTE Axon Elite

Overall menurut saya, ZTE Axon Elite dengan harganya yang sekarang ini tentu memiliki nilai tinggi. Jeroan prima, kamera ganda dengan hasil di atas rata-rata, desain menawan serta anti mainstream adalah deretan kelebihan yang ditawarkannya. 2,3 juta dapat itu semua? Wah, menang banyak artinya ini mah, he.. he..

Sayangnya memang rasanya tak mungkin mendapatkannya seharga pas 2,3 juta Rupiah saja, karena ponsel ini tak bisa didapatkan di dalam negeri, ada pajak yang harus dikenakan saat membelinya dengan harga promosi yang diberikan GearBest tersebut. Kalo total harus mengeluarkan 2,5 - 2,6 juta mah menurut saya masih worth it koq.

Seperti biasa link pembelian saya sertakan di bawah ini. Beli ngga beli, klik saja dulu ya, hihihi. Demikian ulasan dari saya, semoga bermanfaat. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Link Pembelian ZTE Axon Elite


1 comment:

  1. Saya sdg mencari review ttg audio-nya yg ternyata banyak reviewer yg melewatkannya, hahaha...
    Dari sekian banyak hp yg saya lihat2, memang tdk ada yg komplit di semua lini/aspek speknya, selalu ada 1 titik lemahnya. Sekalinya ada yg mendekati sempurna, eh... Hrgnya ajegile, wkwkwkwkkkkk...
    Thanks utk reviewnya bro...

    ReplyDelete