Gadget Promotions

Friday, August 11, 2017

Review Moto E4 Indonesia, Mewah di Luar, Sederhana di Dalam



Dalam bulan yang sama, Moto Indonesia yang kini pastinya bergerak di bawah bendera Lenovo, merilis dua buah smartphone yang menarik dan pastinya membuat penasaran orang. Buat generasi 90-an dan yang lebih senior, brand Motorola pastinya sudah akrab, dan mungkin juga dirindukan.

Ya, inovasi pada ponsel-ponsel generasi awal dahulu memang banyak dipelopori salah satunya oleh Motorola. Dan setelah sekian lama tak berjualan di Indonesia, kehadiran dua ponsel Moto tahun ini bisa memberikan nostalgia buat sebagian orang.

Contohnya saja mertua saya yang sangat excited saat melihat ponsel di tangan saya  ternyata keluaran Motorola. Dan saya rasa, Moto E4 ini bisa menjadi pelepas dahaga pada level harga yang sangat terjangkau.

Dijual dengan harga resmi yang cukup terjangkau, Moto E4 nampak begitu solid untuk level harganya. Saya yakin tak banyak yang mengira ponsel ini memiliki bandrol yang berada di dalam harga psikologis bagi sebagian besar pengguna ponsel tanah air, yaitu di bawah dua juta Rupiah.



Moto E4 memiliki garis desain yang sama dengan Moto Z2 Play untuk sisi depannya, panel depan hitam pekat dengan fokus utama akan menuju kepada sebuah cekungan di bawah layar lima inci beresolusi HD 720p ini. Cekungan ini tentu saja berfungsi sebagai pemindai sidik jari, sudah lumrah itu mah. Yang patut diberi sorotan adalah akurasinya yang tinggi, meskipun memang masih membutuhkan sedikit jeda hingga kunci layar terbuka. Selain itu, fiturnya sama dengan Moto Z2 Play yang berada di kelas atas, yaitu sensor ini bisa digunakan menggantikan ketiga tombol navigasi juga.

Bahkan, Moto Active Display pun hadir pada Moto E4 ini, hanya saja fitur ini baru aktif saat kita mengangkat ponsel. Sedikit berbeda dengan Moto Z2 Play yang cukup dengan melambaikan tangan di atas layar, maupun saat ada notifikasi baru. Hal ini bisa dimaklumi sebagai upaya untuk menghemat daya, mengingat panel layar yang digunakan bukanlah AMOLED yang bisa menyala sebagian pixel-nya saja.

Beralih ke backcover-nya, ini adalah bagian yang paling tidak mencerminkan harga ponsel ini. Berbahan metal dengan finishing yang mantap digenggam serta dimensinya yang compact, Moto E4 jadi salah satu ponsel yang paling enak dibawa ke mana-mana. Di bagian bawah sisi ini terdapat lubang loudspeaker yang memang cukup disayangkan berada di bagian yang rentan tertutup saat ponsel ini diletakkan di atas bidang datar. Walaupun berkat desainnya yang agak curvy, suaranya masih mampu terdengar dengan baik. Kualitas audionya sendiri cukup jernih, namun jelas bukan yang paling TOP.

Sementara jeroan dari Moto E4 ini adalah bagian yang paling melambangkan harganya. Tidak bisa dipungkiri, Moto harus menyesuaikan spesifikasi ponsel ini dengan level harganya. Namun demikian, dengan penggunaan Android 7.1.1 yang nyaris stock, performanya masih dapat saya nikmati untuk kebutuhan social media, browsing, dan game casual.

Konsumsi baterai pun tergolong cukup hemat, di mana baterai berkapasitas 2.800 mAh ini selalu mampu menemani dari dini hari saat saya bangun dan lepas charger, hingga malam sehabis pulang kerja. Jika sedang jarang digunakan, sesekali 24 jam bisa ditembus dalam satu kali pengisian daya.

Kelebihan dari ponsel ini adalah backcover-nya yang dapat dilepas, pun demikian dengan baterai-nya. Jadi, seandainya suatu saat performa baterainya sudah menurun, Anda dapat mengganti baterainya dengan membeli sendiri tanpa perlu datang ke tempat service. Selain itu, Moto E4 ini memiliki dua slot sim-card dan sebuah slot khusus micro-SD, jadi Anda masih bisa leluasa menambah kapasitas storage, apabila 16 GB tak cukup buat Anda.

Lanjut ke sisi kamera, kemampuannya menangkap gambar tergolong di atas rata-rata untuk level harganya. Dalam kondisi lowlights pun masih bisa menangkap gambar dengan cukup detail, meskipun terlihat noise sudah mulai rajin hadir. Satu yang bisa jadi peningkatan adalah waktu yang dibutuhkan untuk mengambil fokus yang masih tergolong agak lambat. Jika diharuskan mengambil gambar secara buru-buru, besar kemungkinan fokusnya akan meleset.

Satu yang jadi bonus adalah, adanya LED di bagian depan untuk membantu selfie saat kondisi kurang cerah. Fitur beautify juga hadir, jadi ibu-ibu bisa tetap puas dengan hasilnya, hehehe.

Kemampuannya merekam video cukup baik, meski resolusi maksimalnya mentok di HD 720p dengan framerate 30fps. Limitasi-limitasi ini saya yakini datang dari penggunaan chipset Mediatek MT6737T. Salah satu akibatnya, saya pun tak bisa membuat video teaser dengan aplikasi Quik karena tak pernah berhasil saat rendering.

Hasil foto dan video menggunakan kamera Moto E4 dapat disaksikan pada video review berikut ini:



Masuk ke kesimpulan, Moto E4 adalah sebuah ponsel yang jadi alternatif yang baik apabila Anda ingin bernostalgia dengan Motorola. Desain dan build quality-nya terbilang jempolan, dan bisa dipastikan memiliki gengsi yang baik apabila hendak dijadikan hadiah bagi orang terkasih maupun kolega bisnis.

Untuk pemakaian casual, semisal kebutuhan browsing, social media, dan chatting, tidak ada masalah berarti yang akan Anda temui. Lain hal-nya kalau kebutuhan Anda untuk quick video editing, dan heavy gaming. Untuk tujuan itu, saya rasa budget belanja smartphone Anda perlu dilipatgandakan  deh.

Ya, karena Moto E4 sejatinya merupakan ponsel yang baik dengan user experience yang nyaris sama dengan ponsel Moto dari kelas atas. Satu pesan saya untuk masalah kamera, sabar-sabarlah menunggu fokusnya terkunci, supaya Anda puas dengan hasilnya.

Anda yang berminat memiliki ponsel ini, dapat mengecek ketersediannya pada link yang saya sediakan di deskripsi video ini. Moto E4 sudah mulai dijual secara resmi koq di Indonesia. Yang sudah kangen sama Motorola, semoga ponsel ini bisa menjadi jawaban untuk hasrat Anda bernostalgia ya!

Sekian review kali ini, oh ya lokasi pengambilan gambar pada video kali ini berada di salah satu tempat wisata di Kota Garut lho. Main yuk ke Garut!

Dari Kota Cimahi, Aa Gogon pamit. Wassalam!

3 comments:

  1. Bos GGH sekarang lbh rajing ngeVlog :( blognya sekarang minimalis bnget,

    ReplyDelete
  2. Nice review. Aa, Sy subs dr aceh. Dulu niat cb belanja online dr LN sampe2 titip saldo di Paypal Teman. Tp udah setahun lebih ga kepake. ga yakin. Nitip beli di Aa aja bisa ga. Saldonya $144. Dailydriver sy BlackBerry Q10. Mau ganti baru. Skalian buat Ojek online. Spek nya: sd, layar <5,5",batt awet, support update os, GPS buat ngojek bagus. Kandidat: nokia 6, BlackBerry aurora, redmi 4x, redmi note 4 64gb, moto E4,E3 power, atau apaan ya

    ReplyDelete
  3. Kang, punten ini ada nfc nya ga ya?
    Liat di gsmarena.com optional.

    Mohon pencerahan ya kang.

    ReplyDelete