Gadget Promotions

Friday, November 3, 2017

Review Samsung Galaxy J7+ (J7 Plus), Kualitas Dual-Camera ala Samsung!



Setelah sekian lama, akhirnya saya berkesempatan mengulas kembali sebuah smartphone keluaran Samsung. Dan kali ini yang saya ulas adalah Samsung Galaxy J7 Plus. Plus-nya di mana? Simak terus ulasan ini sampai akhir ya.

Untuk tahu persis apa Plus-nya ponsel ini dari varian J7 yang lain, kita tak perlu mencoba semuanya lho. Cukup balikkan ponsel ini, lalu lihat ke bagian backcover-nya. Yap, di situ terdapat dua buah kamera, yang baru dihadirkan Samsung pada J7 Plus dan Note 8 sejauh ini.



Secara spesifikasi, kamera ini seharusnya mampu menghasilkan efek bokeh yang baik, serta memiliki kemampuan lowlights prima. Kenapa? Karena bukaan lensa alias aperture-nya yang mencapai F/1.7. Hmmm, asli bikin penasaran banget buat saya mencoba menjepret berbagai objek menggunakan kameranya.

Setup dual-kameranya sendiri adalah RGB dan Monokrom. Yang sudah-sudah, setup seperti ini mampu menghasilkan efek kedalaman yang lebih prima. Dan lagi, setelah gambar diambil pun kita bisa mengatur Depth of Field dan tingkat blur di sekitar objek yang mendapat fokus. Jadinya saat memotret, kita tinggal jepret-jepret saja dulu agar tak kehilangan momen, baru sesuaikan lagi hasilnya belakangan.

Kamera belakang beresolusi 13 Megapixels ini tentunya akan sangat cukup untuk mengabadikan kegiatan Anda untuk diunggah ke social media.

Beralih ke kamera di sisi depan Galaxy J7 Plus, Samsung membekali ponsel ini dengan kamera selfie beresolusi super besar di 16 Megapixels! Menggunakan bukaan lensa F/1.9, hasil fotonya tentu juga cerah. Selama proses pengujian, nampaknya saya harus merahasiakan keberadaan ponsel ini dari istri saya. Maklum, ga boleh denger kata Samsung, istri saya pasti mau, haha.

Terlebih, kamera depannya ini diperkaya dengan fitur-fitur seperti efek bokeh dan yang pasti wajib mah beautify ya. Mau lucu-lucuan? Stiker AR serta stamp bisa ditambahkan langsung saat pemotretan berlangsung. Dan jangan sampai lupa, di sisi depan juga diletakkan sebuah LED Flash untuk membantu pencahayaan saat selfie.

Panjang lebar membahas kelebihan kamera rasanya tak afdol ya kalau tidak lihat langsung hasilnya. Ya sudah, seperti biasa mari kita saksikan bersama deretan foto hasil jepretan saya menggunakan kamera dari Samsung Galaxy J7 Plus.



Selesai dengan kamera, kita lanjut ke bagian desain dan build quality yuk. Galaxy J7 Plus mengusung desain full metal unibody yang tipis di 7,9 mm saja. Meskipun berbahan metal, grip dari body ponsel ini  masih terasa solid lho.

Dengan pilihan warna black dan gold, Samsung memberikan pilihan warna yang dapat digunakan baik oleh pria dan wanita. Kita tunggu apakah akan hadir juga varian rosegold-nya atau tidak ya.

Di sisi depan, ponsel ini seperti ponsel mid-to-high Samsung lainnya, didominasi oleh panel layar Super AMOLED, yang sudah terkenal memiliki brightness, contrast, dan vibrancy yang baik. Vivid, satu kata yang mungkin paling mewakili karakter layar ini. Dengan resolusi Full HD 1080p pada dimensinya yang 5,5 inci, ketajaman layarnya dipastikan bisa dinikmati ketika memutar video, melihat galeri foto, maupun sekedar browsing ria di socmed.

Sekalian bahas soal multimedia, kita bahas juga audio-nya ya. Audio pada Samsung Galaxy J7 Plus terdengar cukup detail dan terkontrol dengan baik, walaupun mungkin bukan yang paling powerful yang pernah saya coba. Peletakan loudspeaker di sisi kanan atas cukup sesuai saat ponsel ini diletakkan berdiri secara landscape di meja. Namun saat dipegang tangan, semisal saat bermain game, cukup rentan tertutup telunjuk kiri bagi yang belum terbiasa.

Penempatan fingerprint scanner di sisi dagu ponsel sampai saat ini masih menjadi preferensi saya yang memang lebih sering meletakkan ponsel di atas meja. Dan so far, Galaxy J7 Plus memiliki akurasi serta waktu respon yang baik, serta dapat dioperasikan sejak layar dalam keadaan mati.

Saya sendiri lebih prefer untuk menggunakan fitur Always on Display pada J7+ ini. Berkat layar Super AMOLED yang memiliki kelebihan bisa mematikan penggunaan daya pada semua pixel berwarna hitam, saya bisa dengan tenang melihat berbagai notifikasi muncul pada layar ini tanpa khawatir akan banyak menyedot baterai. Dan jangan takut, LED notification masih hadir koq di sisi kanan atas bagian depan ponsel ini buat Anda yang tidak ingin menggunakan Always on Display.

Satu kekurangan yang sebetulnya tak terlalu mengganjal adalah absennya lampu latar pada tombol kapasitif di bawah layarnya. Oh ya, ada satu lagi yang membutuhkan adaptasi untuk saya, yaitu tombol fisik yang harus ditekan untuk berfungsi sebagai tombol home. Tapi ini faktor kebiasaan saja sih.

Dengan RAM sebesar 4 GB dan processor octa-core dengan clockspeed hingga 2,4 GHz, performa Galaxy J7 Plus bisa dibilang tak menemui kendala saat dihadapkan dengan multitasking maupun gaming. Ya, Helio P20 sejauh ini masih jadi favorit saya dari semua jajaran processor keluaran Mediatek. Performanya masih bisa diandalkan dengan baik, dan konsumsi dayanya masih sangat reasonable.

Dan dengan pemakaian casual, baterai 3.000 mAh yang disematkan pada ponsel ini, selalu bisa diandalkan dalam berkegiatan sehari-hari.

Samsung Galaxy J7 Plus memiliki dukungan frekuensi 4G yang sangat banyak. Ini adalah kabar baik bagi Anda pengguna operator Smartfren. Ya semua smartphone Samsung Galaxy seri J terbaru sudah mendukung penggunaan simcard dari operator merah ini. Ini cukup penting karena beberapa orang yang saya kenal selalu mensyaratkan support jaringan Smartfren lho saat hendak mencari ponsel baru. Hanya saja saya belum menemukan dukungan VoLTE pada smartphone ini, jadi masih perlu dicari tahu apakah support untuk sms dan voicecall menggunakan Smartfren atau tidak.

Masuk ke kesimpulan, secara umum Samsung Galaxy J7 Plus adalah satu dari sedikit ponsel Samsung yang sudah hadir dengan kamera ganda. Kamera ini membawa banyak fitur yang bisa Anda manfaatkan. Dan bisa Anda miliki dengan harga yang lebih terjangkau daripada satu ponsel berkamera ganda dari Samsung lainnya yang juga hadir baru-baru ini.

Titik fokus kelebihan dari ponsel ini ada pada build quality yang baik, finishing yang lembut dan memberikan grip yang baik, serta kamera belakang dan depan yang sama-sama baik hasilnya. Satu highlight khusus perlu diberikan pada kamera belakangnya yang sudah ganda, dan memiliki aperture yang besar.

Jangan lupakan masalah layar ya, bagi sebagian orang layar Super AMOLED adalah sebuah impian.

Kapasitas baterai sebetulnya cukup, namun melihat trend saat ini ada baiknya jika Samsung mulai mempertimbangkan untuk menambah kapasitas baterainya ya. Walau langkah yang diambil Samsung saat ini bisa dimengerti dengan maksud menjaga form factor smartphone ini agar tetap tipis seperti ini. Sisanya tak banyak komplain saya pada smartphone ini selain posisi loudspeaker yang butuh adaptasi dari pengguna baru seperti saya, dan faktor harga. Pada level harga hampir menyentuh angka lima juta, jadinya malah bersaing dengan jajaran smartphone Samsung lainnya dari A-series yang memiliki kelebihan pada ketahanan airnya.

Demikian review dari saya, dari Kota Cimahi Aa Gogon pamit, wassalam!

3 comments:

  1. Ulasan yg menarik, oh ya J7+ ini apakah tahan air dan tahan debu juga sprti A5 ?

    ReplyDelete
  2. Ulasan yg menarik, oh ya J7+ ini apakah tahan air dan tahan debu juga sprti A5 ?

    ReplyDelete