Gadget Promotions

Monday, March 12, 2018

Review ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570KL Indonesia



Ini adalah smartphone resmi ASUS pertama yang sudah memiliki rasio layar kekinian. Ya, ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570KL ini memiliki layar dengan bentang 5, 7 inci berrasio 18:9 dengan resolusi HD+. Harganya 2.799.000, dan sebagian orang sudah keburu menganggapnya overprice hanya karena menggunakan processor mediatek MT6750.



Fakta bahwa pada video unboxingnya ponsel ini sudah menghangat ketika membuka aplikasi kamera cukup lama memang benar adanya. Namun, dalam pemakaian sehari-hari ala saya, saya tak ingat pernah mengalami demam seperti itu lagi, bahkan saat digunakan bermain game Destiny 6 selama kurang lebih 5 menit.

Saya pernah mencoba ponsel lain yang menggunakan Mediatek MT6750 dan memang suhunya relatif sering demam. Dalam hal ini, saya rasa ASUS dengan Zen UI-nya punya resep agar si processor tak gampang panas. Perlu diingat bahwa ZenUI bukanlah custom UI Android yang mengekang background services dan notifikasi. Sejauh ini saya selalu betah dengan Zen UI dan berbagai fitur usable yang ditawarkan, entah itu dual-apps-nya, atau Game Genie yang akan sangat membantu para mobile gamer maupun game reviewer.

Tombol navigasi sudah on-screen ya, dan sayangnya saya belum menemukan cara mengkustomisasinya, di mana biasanya saya mengatur long press pada recent apps button sebagai jalan pintas untuk screenshot. Pada ponsel ini tombol tersebut berfungsi untuk masuk ke mode split screen saat ditekan dan tahan lebih lama.

Performanya sendiri cukup gegas dan sangat terbantu RAM 4 GB yang dimilikinya. Jangan lupakan kelebihan lain soal storage luas sebesar 64 GB yang masih ditambah dengan dedicated micro-SD slot. Saya rasa ini adalah nilai jual utama ponsel ini, selain baterai berkapasitas besar dan kamera ganda beresolusi besarnya.

Sementara nilai minusnya adalah fingerprint scanner-nya. Selain posisinya yang dipindah ke belakang karena mengakomodir layar kekinian nya, pemindai ini juga punya waktu respon yang cukup lambat. Sayangnya lagi, bagi saya masalah responsifitas fingerprint scanner adalah krusial.

Untuk daya tahan baterai, tak bisa dibilang boros, namun juga tak tergolong awet. Bertahan 24 jam selalu mampu dilakukan, namun menurut saya ini bukan prestasi mengingat baterainya memiliki kapasitas yang besar, 4.100 mAh. Dalam opini saya, konsumsi daya MT6750 kira-kira setingkat dengan Snapdragon 430 yang ada pada Zenfone 4 Max Pro. Yang lebih hema justru Snapdragon 425 yang digunakan Zenfone 4 Max 5, 2 inci. Jadi jika tak terlalu butuh layar 18:9 dan mencari yang lebih terjangkau, Zenfone 4 Max 5,2 inci adalah jawabannya. Walau di harga segitu menurut saya Zenfone 3 ZE520KL masih lebih valuable.

Saya tak memiliki masalah dengan output audio ponsel ini. Enjoyable iya, tapi sesuai harganya saja lah. Ada outdoor mode jika butuh power lebih, tapi memang kontrolnya berkurang pada mode ini, wajar lah ya.

Walau ponsel ini tak mengedepankan urusan kamera, namun ASUS membekalinya dengan 3 buah kamera. Satu kamera depan beresolusi 16 Mega pixels, dan dua kamera belakang masing-masing beresolusi 16 Mega pixels untuk lensa normal, dan 8 Mega Pixels untuk lensa wide. Walaupun hadir dengan setup normal dan wide, namun mode blur juga ada. Performanya dalam mengambil gambar tergolong baik, fokus terkunci cepat, gambar diambil dalam waktu singkat.

Hasilnya sendiri masih bisa diandalkan untuk kebutuhan sehari-hari, termasuk dala kondisi indoor dengan bantuan cahaya lampu. Saya tak bisa mengatakan hasilnya istimewa, namun setidaknya masih relevan lah dengan bandrol harganya. Dan saya tampilkan hasil foto terbaik yang bisa saya ambil dengan kamera ponsel ini, berikut juga hasil perekaman videonya ya.



Overall, ASUS Zenfone Max Plus M1 ini saya nilai tak overprice koq. Dengan kelebihan pada besarnya RAM dan storage yang masih dilengkapi slot ekspansi dedicated. Layar kekinian dan kamera ganda beresolusi besarnya pun tak boleh lupa dimasukkan hitungan ya.

Not a gaming phone exactly, dan masalah respon fingerprint scanner harus diperbaiki lagi, hopefully bisa pakai update OS ya. Yang pasti, ponsel ini jadi memperkaya alternatif ponsel dengan layar 18:9 yang cukup terjangkau. Saya kasih bocoran nih, di Tokopedia sudah ada yang jual 2,6-jutaan lho!

Demikian penilaian saya terhadap ASUS Zenfone Max Plus M1 ZB570TL ini. Haha, panjang ya namanya. Sepanjang layarnya hehe.

Dari Kota Cimahi, Aa Gogon pamit undur diri, wassalamualaikum wr wb.

1 comment: