Gadget Promotions

Thursday, May 3, 2018

Review Huawei Nova 2 Lite, Ini Dulu Sebelum Loncat ke Bis Kopaja Jurusan Lebak Bulus - Senen (IYKWIM)


Huawei baru saja meluncurkan smartphone terbaru dari deretan seri Nova di Indonesia, namanya Huawei Nova 2 Lite.

Info aja nih, yang varian warna birunya punya backcover kinclong dengan refleksi yang menawan. Tapi yang saya ulas ini yang warna hitam dengan finishing doff pada backcovernya yang menurut saya lembut di kulit dan tak mudah kotor. Biar beda dari yang lain, saya pilih hitam saja, haha.

Sekeliling framenya berwarna metalik gelap dengan lengkungan yang cukup untuk membuatnya nyaman dalam genggaman.



Dari apa yang ditawarkan oleh Nova 2 Lite ini, nampaknya Huawei ingin menawarkan berbagai fitur yang sedang trend saat ini, pada rentang harga yang lebih terjangkau, di mana umumnya produk Huawei memiliki bandrol harga yang terbilang cukup premium.

Dijual dengan harga 2,5 jutaan, membuat ponsel ini menjadi seri Nova yang paling terjangkau saat ini. Dan pada level harga tersebut, Huawei memberikan berbagai fitur menarik untuk dapat dinikmati pecinta ponsel-ponsel brand yang memiliki track record panjang di dunia jaringan dan telekomunikasi ini.

Siapa coba yang tak ingin berpindah ke ponsel dengan full view display? Dan Huawei memberikan Nova 2 Lite layar berdimensi 5,99 inch dengan rasio 18:9 yang membuatnya seukuran dengan ponsel 5,5 inci konvensional.

Face unlock? 2018 nampaknya wajib ada ya. Dan Huawei pun memberikan fitur ini pada Nova 2 Lite, yang mana fitur ini masih jarang ditemukan di ponsel lain pada level harga yang setara. Anda cukup menyalakan layar dan secara otomatis pemindaian wajah dilakukan dengan cepat dan akurat.

Dual-camera? Tenang saja, ada juga koq. Dan sepengalaman saya mencoba berbagai ponsel keluaran Huawei, software kamera mereka termasuk dapat memanfaatkan data kedalaman yang diberikan lensa kedua untuk menghasilkan efek bokeh yang baik. Dan jangan lupa, pemisahan bidang yang mendapat fokus dan yang diburamkan, bisa dilakukan belakangan setelah foto diambil, pun demikian dengan tingkat blur-nya yang bisa diatur sesuai selera.

Untuk urusan selfie yang semakin menjadi gaya hidup jaman sekarang, Huawei Nova 2 Lite sudah memiliki front LED flash untuk membantu pencahayaan saat melaukan swafoto. Seingat saya, pada smartphone keluaran Huawei, selfie toning flash seperti ini baru saya temukan di Nova 2 Lite.

Sedikit catatan dari saya, untuk mode wide aperture, disarankan tidak diambil pada kondisi backlight mengingat mode ini tidak dapat dikombinasikan dengab mode HDR. Cukup disayangkan pada ponsel ini tidak ada mode manual atau pro untuk foto maupun video. Walau begitu, pengambilan gambar dapat dilakukan dengan cepat dengan hasil-hasil foto dan video yang bisa disaksikan berikut ini.



Untuk perangkat lunaknya sendiri, Nova 2 Lite sudah dibekali EMUI 8.0 yang berjalan di atas Android Oreo 8.0, terbilang up to date di mana ponsel dua jutaan lain masih banyak yang berkutat di Nougat.

Okay, itu adalah hal-hal yang cukup membuat saya excited ingin segera merasakan ponsel ini. Selain fakta bahwa selama ini saya selalu betah pakai produk smartphone Huawei karena EMUI yang memiliki banyak fitur yang saya butuhkan, juga karena umumnya ponsel Huawei memiliki daya tangkap sinyal yang sangat baik.

Merekam kegiatan di layar smartphone, mengambil screenshot dengan tiga jari, split screen, hingga fitur kecil seperti menampilkan kecepatan jaringan adalah hal-hal yang saya sukai dari EMUI.

Oh ya, ada satu lagi fitur yang sangat berguna pada smartphone Huawei, yaitu Phone Clone, di mana saya bisa menyalin semua data dari ponsel Huawei lama ke yang baru dengan sangat mudah. Dan hasilnya betul-betul bagai pinang dibelah dua, bahkan beberapa aplikasi seperti Instagram sudah langsung bisa dipakai tanpa perlu login lagi karena datanya sudah disalin semua. Hebat kan?

Setelah menggunakan ponsel ini beberapa saat dalam kegiatan sehari-hari, saya menilai sejauh ini Huawei Nova 2 Lite sih so far so good, walaupun mungkin sebetulnya ada hal yang di atas kertas nampak terasa kurang bagi mereka yang belum mencobanya secara langsung.

Ya, sayapun awalnya khawatir dengan resolusi layar HD+ berbanding dimensinya yang bisa dibilang 6 inch lah. Tapi ternyata hasilnya enak-enak saja koq dipakai, urusan kerapatan atau densitas layarnya tak pernah jadi masalah, pun reproduksi warnanya cukup baik dan sudut pandangnya cukup luas.

Lalu mungkin banyak juga yang mempertanyakan kenapa Huawei tak menggunakan processor in-house mereka Kirin 659 yang terbukti powerful untuk kelas mid-range. Harus diakui memang Snapdragon 430 sedikit outdated, namun masih sangat mampu mentenagai ponsel ini koq. Gaming, multimedia, hingga multitasking masih nyaman-nyaman saja, walau memang performanya takkan bisa disejajarkan dengan hape-hape high-end yang belakangan ini mulai sering saya coba.

Dengan RAM 3 GB, EMUI 8.0 dapat berjalan tanpa kendala sejauh ini.

Lanjut ke storage, Huawei Nova 2 Lite memiliki kapasitas memori internal 32 GB. Bagi yang merasa segini belum cukup, tenang saja. Slot micro-SD hadir secara dedicated, alias tidak harus berebutan dengan dua slot simcard-nya.

Untuk urusan sumber tenaga, Huawei membekali Nova 2 Lite dengan baterai 3.00 mAh yang dapat bertahan dari pagi hingga malam dengan penggunaan moderat, dan notifikasi selalu masuk secara real-time.

Overall, apa yang didapat masih tergolong sesuai dengan harga yang disematkan untuk Nova 2 Lite ini, dan bisa jadi akan sangat worth the money jika Anda membelinya melalui Pre-Order di Lazada di mana Anda akan mendapatkan hadiah langsung berupa speaker JBL Flip 3 dan gift box yang jika ditotalkan nilai hadiahnya sendiri mencapai 1,6 jutaan lho!

Saya sih lagi kepikiran memberikan Huawei Nova 2 Lite ini untuk digunakan orang tua saya, karena user experience-nya yang enak dan mudah digunakan.

Huawei Nova 2 Lite bisa juga direkomendasikan bagi mereka yang ingin mulai mencoba jajaran produk Huawei, sebelum nanti naik kelas ke seri P yang punya kamera superior. Walau saya sih menyarankan agar selepas masa promosi, Huawei dapat menyesuaikan harganya agar lebih bersaing lagi.

Sip, review-nya saya tutup di sini, semoga setelah ini akan ada lagi produk-produk smartphone Huawei yang masuk ke Indonesia ya, heuheu. Dari Kota Cimahi Aa Gogon pamit, wassalam!

2 comments:

  1. Wah, di Erafone ngecek 2,6 juta Mas, garansi resmi ini linknya https://erafone.com/huawei-nova-2-lite-black

    ReplyDelete