Gadget Promotions

Wednesday, March 15, 2017

Voucher Diskon Kerjasama Gonta Ganti Hape dan Blanja.com

Detail Voucher Gonta Ganti Hape di Blanja.com

Kode Voucher: BLJGOGON25

  • Minimum Pembelian: Rp. 0
  • Discount: 25% up to Rp 75.000
  • Masa Berlaku: 14 Maret 2017, 00:00 – 15 April 2017 jam 00:00
  • Category Exclude: Harga Istimewa (LTD), Popok, Logam Mulia (Emas), Voucher & Pulsa.
  • Hanya Berlaku Untuk: 500 Orang Pertama


Info Diskon 
Huawei G9/P9 Lite distributor: http://hyperurl.co/BLANJA_P9LITE (Rp 2,5-jutaan DISKON jadi 2,2-jutaan dengan kode voucher "MARET8")

Huawei P9 Lite resmi: http://hyperurl.co/BLJ_P9LITERESMI (Rp 2.950.000 DISKON jadi 2.725.000 dengan kode voucher "MARET8")

Xiaomi Mi Band 2: http://hyperurl.co/BLJ_MIBAND2 (Rp 280-320 ribuan DISKON jadi 200 ribuan dengan kode voucher "BLJGOGON25")

TNC Voucher

  • Voucher BLJGOGON25 bernilai diskon 25%, tanpa minimum pembelian, dengan maksimum potongan Rp 75.000.
  • Tidak berlaku untuk produk dengan Harga Istimewa, Susu, Popok, Logam Mulia (Emas), Voucher & Pulsa.
  • 14 Maret 2017, 00:00 – 15 April 2017 jam 00:00
  • Berlaku untuk pembelian via PC Web & Mobile Web.
  • Maksimum jumlah penggunaan voucher untuk setiap buyer adalah 1 kali selama promo berlangsung.
  • Berlaku untuk 500 pembeli pertama
  • Voucher tidak diperuntukan bagi reseller/trader.
  • Voucher yang hangus tidak dapat diganti.
  • blanja.com berhak melakukan perubahan syarat dan ketentuan tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.
  • blanja.com berhak melakukan hal-hal yang dianggap perlu tanpa pemberitahuan sebelumnya, hal-hal yang tidak sesuai dengan peraturan di blanja.com seperti melakukan kecurangan dalam penggunaan voucher, dan melanggar peraturan dari blanja.com, maka Blanja.com berhak melakukan pembatalan transaksi, pembatalan voucher ataupun memblokir akun pengguna.
  • Pembatalan transaksi atas pemakaian voucher blanja.com yang tidak memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, maka blanja.com akan mengembalikan dana ke customer dengan potongan 3% per transaksi (untuk pembayaran dengan menggunakan kartu kredit) atau Rp 10.000 per transaksi (untuk pembayaran selain menggunakan kartu kredit), dan tidak akan dilakukan penggantian voucher yang baru.

Monday, March 13, 2017

Review ZUK Z2 Pasca Update ke Nougat


Ini adalah kedua kalinya saya membeli ZUK Z2. Gara-garanya sih dulu kita putus pas masih sayang-sayangnya, haha. Ya, dulu saya jual karena keburu dapet ZTE Axon Mini.

Ada beberapa faktor yang membuat saya meminang kembali ZUK Z2 ini:
  1. Konsumsi baterainya yang awet,
  2. RAM dan memori internal yang lega,
  3. Sudah mulai tersedia kembali di Indonesia, pas dapat harga promo lagi di Blibli
  4. Dapat info kalau sudah update ke Nougat, WAH!
Untungnya, ZUK Z2 yang saya beli kali ini sudah bukan ROM abal-abal. Sehingga menu system update sudah tersedia, dan tanpa VPN saya bisa dengan sukses melakukan update OTA ke Nougat.

Oh ya, sebelum masuk ke bahasan tentang apa saja yang berubah setelah update ke Nougat, saya ingin bercerita sedikit soal video iklan Paybill. Ada beberapa video yang dibuat content creator di kantor yang saya minta untuk saya sisipkan, bantu-bantu promosi produk kantor lah dikit-dikit hehe. Nah, masalahnya saat lagi ngedit video, saya sering lupa file video kantor yang sudah saya salin itu disimpan di mana, jadi ujung-ujungnya saya ambil dari channel YouTube kantor.

Dulu biasanya saya pakai website yang bisa mengunduh video YouTube. Namun, belakangan ini saya diberi tahu ada sebuah aplikasi bernama VidMate yang dapat melakukan hal yang sama, dengan beberapa keunggulan lainnya.

Sebelumnya harus diketahui bahwa aplikasi ini tak bisa ditemukan di Play Store, kamu dapat mengunduhnya di http://id.vidmate.mobi ya. Setelah masuk ke aplikasi ini, kita tinggal search atau browse video yang ingin kita unduh. Bahkan videonya bisa kita tonton seperti kalau sedang membuka YouTube. Kita juga dapat memilih kualitas video yang akan diunduh nih!

Proses download akan berjalan setelah kita menekan tombol, dan kita bisa melihat progress-nya di notification drawer maupun layar khusus download aplikasi ini. Setelah selesai, video masuk ke daftar video yang berhasil diunduh, dan kita bisa langsung play dari aplikasi ini.

Di aplikasi ini, kita bisa search video di berbagai platform, tak cuma di YouTube. Bahkan kalau saya perhatikan, ada juga judul-judul film, hinggga seri drama Korea di sana, sebaiknya istri saya jangan sampai tahu nih, daripada kuota modem saya habis, hahaha.

Pesan saya, jangan lupa gunakan dengan bertanggung jawab ya. Karena ada kemungkinan video yang hendak kamu unduh memiliki hak cipta.

Oke, kembali ke ZUK Z2, berikut ini adalah perubahan yang terjadi setelah update ke Nougat berhasil dilakukan:

Hadirnya advanced screenshot yang sangat membantu karena membuat proses pengambilan screenshot dapat lebih sesuai dengan kebutuhan kita. Screenshot secara cepat dapat dilakukan seperti biasa, yaitu dengan menekan tombol power dan volume down sebentar saja. Namun, jika hanya ingin mengambil sebagian tampilan layar, kita dapat menekan dan menahan tombol power dan volume down lebih lama, kemudian melakukan cropping pada gambar yang dihasilkan sebelum menekan tombol simpan. Untuk layar aplikasi yang memiliki scroll, secara otomatis terdapat tambahan menu untuk melakukan long screenshot.

Satu lagi yang kini hadir adalah kemampuannya untuk melakukan screen recording. Buat yang suka membuat demo atau testing aplikasi, fitur ini akan sangat berguna.

Dari sisi performa, saya merasa ada peningkatan dalam kecepatan respon yang saya rasakan. Begitu saya lakukan benchmark dengan Antutu, rupanya memang skornya pun sudah meningkat cukup signifikan dari yang dulu berkisar pada angka 125-ribuan, sekarang sudah di atas 135 ribu.

Terakhir, dan ini adalah yang paling menggembirakan, kualitas hasil foto kameranya semakin baik, serta proses pengambilan gambar yang semakin cepat. Selain itu, kini juga telah hadir fitur manual yang sangat lengkap pada kamera ZUK Z2 ini. Seberapa jauh peningkatan kualitasnya? Langsung saja yuk disimak pada gambar-gambar di video yang sudah saya unggah di Youtube (cek bagian paling atas tulisan ini).

Nah, dengan semua perbaikan yang didapat setelah update ke Android 7.0 Nougat ini, serta tersedianya kembali ZUK Z2 di penjual-penjual tanah air, saya menyatakan selamat bertambah pusing buat Anda yang berencana untuk membeli smartphone baru dengan budget tiga jutaan.

Pasti akan banyak yang bertanya mending mana ZUK Z2 atau Xiaomi Mi 5? Jawabannya ada pada fokus kebutuhan Anda ada di mana. Jika kamera dan layar yang menjadi prioritas, bisa jadi Mi 5 masih sedikit lebih baik. Namun, untuk urusan software dan performa, leganya RAM dari ZUK Z2 jelas unggul. Ditambah lagi, baterai ZUK Z2 yang saya rasakan jauh lebih awet.

Saya jabarkan, Anda yang tentukan! Selamat pusing. Hehe :P

Wednesday, March 8, 2017

Review LYNWO M4 Smartband, Dengan Blood Pressure Counter dan Orientasi Layar yang Bisa Diubah


Saya ditawari untuk mengulas sebuah smartband lagi oleh Banggood. Kali ini dari brand yang mungkin namanya terdengar cukup asing, LYNWO. Produknya sendiri bernama LYNWO M4 Health Blood Pressure Wristband.

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure


Jika melihat penampakannya, smartband ini terlihat seperti gelang wanita ya. Bentuknya membulat dengan lapisan layar yang melengkung juga. Sebuah tombol kapasitif hadir di bawah layar dan menjadi pengontrol satu-satunya.

Highlight dari smartband ini secara umum sama dengan smartband lainnya yang juga memiliki fitur seperti:

1. Activity tracker, adanya pedometer yang dapat membantu menghitung langkah, jarak, dan jumlah kalori terbakar.
2. Notification Forwarder, smartband ini pun dapat memunculkan notifikasi dari smartphone Anda. Hanya saja aplikasi yang dapat memunculkan notifikasi masih terbatas, sebanyak apa yang ada pada pilihan di aplikasi pendukungnya, yaitu H+ Band.
3. Accelerometer memungkinkan Anda menyalakan layar OLED pada smartband ini dengan gerakan memutar pergelangan tangan saja.
4. Heartrate counter, pada kebanyakan smartband yang belakangan bermunculan, fitur ini nampaknya sudah menjadi wajib hukumnya.

Nah, lalu apa yang membedakan LYNWO M4 dari smartband lainnya? Jawabannya ada dua.

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure


Pertama, adalah hadirnya kemampuan mengukur tekanan darah menggunakan proses yang serupa dengan pengukuran detak jantung. Akurasinya menurut saya tidak terlalu bisa diandalkan. Namun, jika Anda memiliki alat pengukur tekanan darah konvensional, Anda bisa menggunakan hasilnya untuk mengkalibrasi pengukuran tekanan darah smartband ini pada aplikasi pendukung,

Oh ya, jika menghitung detak jantung cukup memakan waktu 5-10 detik saja, maka menghitung tekanan darah butuh setidaknya 45 detik hingga hasilnya keluar.

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure


Kedua adalah kemampuan smartband ini mengubah orientasi layar. Memang bukan menggunakan sensor sih, tapi dari menu yang dapat kita sesuaikan. Namun, hal ini masih jarang ditemui pada sebuah smartband dan bisa jadi merupakan sebuah fitur yang sangat berguna. Karena preferensi orang kan berbeda-beda, ada yang lebih senang melihat display-nya secara vertikal seperti pada Mi Band 2, tapi tak menutup kemungkinan ada juga yang lebih nyaman melihatnya secara horisontal.

Sebuah kelebihan lain adalah colokan USB yang dimiliki membuatnya tak perlu membawa kabel tambahan hanya untuk sekedar mengisi daya. Tinggal lepaskan modul utama dari strap, lalu colokkan ke kepala charger. Baterainya sendiri mampu bertahan sekitar 5-6 hari dalam sekali pengisian daya.

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure

review smartband lynwo m4 health blood pressure


Satu hal yang menjadi kekurangan nyata adalah hadirnya rongga antara panel layar dengan lapisan kaca terluarnya. Sehingga, meskipun smartband ini waterproof dan dapat diajak berbasah-basahan, tetapi ada efek samping yang cukup menganggu. Kacanya seringkali berembun sehabis saya gunakan berwudhu. Memang sih keesokan hari embunnya udah menghilang, tapi jika dipakai berwudhu lagi ya berembun lagi haha. Jadinya display-nya terganggu oleh kehadiran titik-titik embun yang hadir mengisi kekosongan kalbu. Ampun dah!

Lumayan sih dengan harga $24.99 dan masih ada diskon 15% (dengan kode coupon "15M4BG") untuk LYNWO M4 di Banggood.com, smartband ini bisa jadi alternatif dari pilihan smartband yang itu-itu saja.

Friday, March 3, 2017

Review Smartfren Andromax L, Mengandalkan Layar IPS yang Kinclong

Smartfren nampaknya tak ingin ketinggalan trend smartphone terkini saat merilis Andromax L. Terlihat dari penampilan ponsel pintar terbaru Smartfren ini yang sudah mengikuti garis-garis desain yang kekinian. Mulai dari tepian layar yang sudah diberi lengkungan 2.5D, hingga dua buah list chrome pada sekeliling pinggirannya yang dibuat seakan menyerupai chamfered metal.

Ya, hanya menyerupai, karena sejatinya Andromax L sepenuhnya bermaterial plastik pada bagian body-nya. Backcover berwarna abu tua, memiliki tekstur seperti kain satin yang selain membuatnya terasa elegan, juga sangat membantu grip saat digenggam.

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L


Bagian depan smartphone ini tampil misterius berkat layarnya yang hitam pekat saat sedang tidak menyala. Sebuah LED untuk selfie hadir di bagian atas layar. Sayang, kita masih akan merindukan kehadiran LED notifikasi dan backlight pada tombol kapasitif dari Andromax L.

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L


Di situ saya merasa sedih, sekarang selfie nampaknya mengalahkan kebutuhan indikator notifikasi. Nah, kalau tombol kapasitif tidak memiliki backlight demi alasan efisiensi biaya produksi, kenapa tak sekalian dihilangkan saja dan diganti dengan on-screen navigation? Saya menilai itu malah akan jadi nilai tambah.

Kelengkapan dalam paket penjualan Smartfren Andromax L dapat dilihat pada unboxing video di bawah ini:

Dibekali processor Qualcomm Snapdragon 212, Andromax L menawarkan peningkatan pada layar dan kamera dibandingkan seri Andromax tahun lalu, Andromax E2+. Layar Andromax L sudah beresolusi HD 720p yang kerapatannya sangat cukup untuk dimensinya yang lima inci. Panel IPS yang digunakan, membuat sudut pandangnya sangat luas dengan reproduksi warna yang vibrant. Benar-benar tak seperti layar ponsel sejutaan deh.

review smartfren andromax L


Dibandrol dengan harga Rp1.249.000,-, Andromax L hadir dengan kamera utama beresolusi 8 Megapixels dan kamera depan 5 Megapixels. Performanya cukup dapat diandalkan di berbagai kondisi, walau tentunya kita tak bisa berharap hasil foto pada kondisi lowlights akan menggembirakan.

Pada kondisi outdoor, dijamin Anda akan puas-puas saja dengan hasil kameranya, asalkan tidak dibandingkan dengan hasil kamera dari smartphone flagship ya. Di dalam ruangan dengan pencahayaan standar, hasilnya masih tergolong sangat usable.

Sayangnya kamera depannya sama sekali tak istimewa menurut saya apabila dihadapkan pada kondisi minim cahaya. Dalam kondisi cahaya cukup, hasilnya ya bisa dibilang OK. Fitur kameranya sendiri, sama seperti seri smartphone Andromax lainnya, alias sangat standar.

Hasil fotonya dapat dilihat pada artikel review kamera Andromax L berikut ini ya.

Dalam penggunaan sehari-hari, Andromax L cukup nyaman digunakan. Setelah sebelumnya saya menggunakan Andromax B yang hanya memiliki RAM sebesar 1 GB, ada peningkatan yang terasa dalam hal berpindah antar aplikasi di saat melakukan multitasking. Ya, aplikasi tidak memerlukan banyak waktu untuk reload komponen visual dan data saat saya kembali membukanya.

Namun, dari segi kecepatan respon smartphone ini terhadap aksi yang saya lakukan, entah kenapa saya malah merasa Andromax B lebih responsif. Jika dipikir-pikir, rasanya Andromax E2+ yang memiliki processor dan RAM setara pun dulu lebih kencang dari Andromax L. Apa mungkin karena peningkatan resolusi layarnya yang sudah HD membuat kinerjanya melambat?

Satu lagi yang acapkali saya rasakan agak lambat adalah saat menyalakan dan membuka kunci layar. Saya harus sedikit bersabar sebelum bisa menggunakan smartphone ini.

Dengan baterai berkapasitas 2.400 mAh, Andromax L dapat bertahan lama apabila digunakan secara pasif. Tembus 24 jam bahkan hingga 36 jam. Namun saat digunakan secara intens, Andromax L akan menjadi seperti kebanyakan ponsel lain yang sekedar mampu diajak bertahan dari pagi sampai sore atau malam hari saja.

Storage tampaknya tidak akan menjadi masalah pasa Andromax L, karena memiliki internal storage sebesar 16 GB disertai dengan slot micro-SD dedicated. OS-nya pun sudah mengusung Android 6.0 Marshmallow yang memiliki fitur untuk membuat micro-SD diformat sebagai memori internal, jadi no problem kan?

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L

review smartfren andromax L


Performa gaming-nya sendiri tak jauh berbeda dengan Andromax B, di mana saya merasakan ada sedikit gerakan tersendat dalam gameplay serta animasi visual yang kurang halus. Rupanya hasil pengukuran performa Qualcomm Snapdragon 212 tidaklah terpaut jauh dari Snadpdragon 210. Dan lagi-lagi ketidakhadiran sensor gyroscope membuat Anda yang hendak menggunakan smartphone untuk keperluan gaming serta VR harus berpikir dua kali sebelum meminang Andromax L.


Plus dan Minus Smartfren Andromax L

Kelebihan Smartfren Andromax L menurut saya:

  • Layar yang istimewa untuk smartphone dengan harga sejutaan.
  • Kameranya cukup dapat diandalkan.
  • Perbandingan spesifikasinya dengan harganya cukup baik, RAM 2 GB, memori internal 16 GB, dan processor Snapdragon.
  • Sudah Android 6.0 Marshmallow, bisa membuat micro-SD jadi internal storage.
  • Baterai dapat dilepas, slot micro-SD dedicated.
  • Ada fitur gesture untuk double tap to wake.

Kekurangan Smartfren Andromax B menurut saya:

  • Lagi-lagi memiliki saingan ketat justru dari seri Andromax lain.
  • Jaringan 4G hanya bisa diakses oleh sim-card Smartfren saja.
  • Daya tahan baterai tak istimewa.
  • Tidak ada LED notifikasi maupun backlight pada tombol kapasitif.
  • Performa agak lambat, terutama saat  walau multitasking lancar.

Apa Kata Aa tentang Smartfren Andromax L

Tahun ini saya agak dibingungkan dengan strategi Smartfren dalam menggelontorkan produk barunya. Sebelumnya, Andromax B yang tanggung price positioning-nya di antara Andromax A dan Andromax E2+.

Kali ini Andromax L menghadapi tantangan berat untuk dapat terjual dengan baik mengingat pada saat saya menulis artikel ini, Smartfren menjual Andromax R Special Edition dengan harga promosi Rp 999.000,- saja!

Kalau saya harus pakai smartphone Andromax, saya mungkin akan membeli Andromax R Special Edition saja. Dengan selisih harga seperempat juta Rupiah, saya mendapat processor Snapdragon 410, dengan layar dan kamera yang setara.

review smartfren andromax L


Jika dibahas tanpa membandingkannya dengan deretan Andromax lain, sebetulnya Andromax L dapat dikategorikan sebagai smartphone yang memberikan value yang baik. Saya yakin di level harga yang sama, Anda akan kesulitan menemukan produk smartphone 4G resmi lain dengan layar sebaik Andromax L.

Ya, layar Andromax L menurut saya adalah bagian paling menonjol dari smartphone ini. Panelnya membuat layar terlihat cerah dan terlihat baik dari berbagai sudut, sementara tepiannya yang 2.5D menambah kecantikan dari ponsel ini.

Saran saya, kalau mau meminangnya, bersabarlah dulu. Ingat, dulu Andromax E2+ dijual pada harga yang sama dengan Andromax L di Rp1.249.000,-, sebelum dalam hitungan minggu terjun bebas ke angka Rp999.000,- saja. Dan kalau sampai ini terjadi, dan Andromax L harganya turun sampai sejauh itu, rasanya akan sangat worth it deh. Bisa sabar? hehe.

Review YotaPhone 2, Smartphone Dua Layar yang Sudah Turun Jauh Harganya

review yotaphone 2 indonesia banggood


review yotaphone 2 indonesia banggood

Ini adalah layar dari smartphone ini.

review yotaphone 2 indonesia banggood

Tapi ini juga adalah layar dari smartphone ini.

Jangan bingung, YotaPhone 2 memang hadir membawa perbedaan berupa dua layar sekaligus dalam sebuah ponsel. Dan dua-duanya tergolong keren sih menurut saya.

Kenapa keren? Karena layar utamanya yang berdimensi lima inci, menggunakan panel AMOLED dengan resolusi Full HD 1080p. Hal ini dapat terlihat saat keadaan layar mati, warnanya nampak sedikit kebiruan.

review yotaphone 2 indonesia banggood

review yotaphone 2 indonesia banggood

review yotaphone 2 indonesia banggood

review yotaphone 2 indonesia banggood

review yotaphone 2 indonesia banggood



Sementara di bagian punggungnya, YotaPhone 2 menggunakan layar e-ink berukuruan 4,7 inci dengan resolusi qHD 960 * 540 pixels. Layar yang hanya mampu menampilkan warna hitam dan putih ini seperti perasaan saya pada Gista lho, tak pernah padam. Haha!

Jadinya kita seakan memiliki banyak casing belakang dengan berbagai gambar, karena sisi belakang ponsel ini memang tak terlihat seperti sebuah layar pada umumnya. Termasuk saat menggunakan kamera, layar belakang ini dapat menampilkan animasi yang membuatnya terlihat seperti kamera retro. Keren deh pokoknya!

Ada beberapa aplikasi khusus yang dapat ditampilkan pada layar e-ink milik YotaPhone 2 ini. Dan sejak update ke OS Lollipop, saya perhatikan jumlah aplikasinya semakin banyak saja. Untuk aplikasi lain yang tidak khusus diperuntukkan bagi penggunaan layar ganda ini, kita dapat melakukan screen mirroring, sehingga tampil dengan mode grayscale pada layar belakang dari YotaPhone 2 ini. Harus saya garis bawahi bahwa layar belakang ini responsifitasnya tidak terlalu sensitif, mungkin agar tak mengganggu pemakaian ponsel ini saat kita sedang menggunakan layar utamanya.

Ponsel ini dikemas dengan kelengkapan yang istimewa, nampaknya dulu memang harga jualnya premium ya. Coba deh lihat apa saja yang didapat dalam kotak penjualannya pada video unboxing di bawah ini.



Jeroan dari smartphone ini terbilang gahar pada masanya. Processor Qualcomm Snapdragon 801, RAM 2 GB serta memori internal yang sudah 32 GB. Sayangnya memang smartphone ini tak dibekali slot ekspansi penyimpanan maupun slot ekstra untuk simcard kedua.

Performanya sih tak usah ditanyakan, untuk gaming casual maupun racing yang biasa saya mainkan, tidak ada kendala sama sekali. Namun, dalam pemakaian multitasking, apalagi yang melibatkan layar kedua, saya bisa notice kalau ada sedikit lag. Ini bisa saya maklumi karena ada proses ekstra yang harus di-handle oleh sang processor mengingat jumlah layarnya yang ganda.

Pun demikian soal baterai, rasa-rasanya daya tahan baterainya yang berkapasitas 2.500 mAh hanya cukup jika digunakan dari pagi hingga sore menjelang malam saja. Karena pada dasarnya, dua layar berarti ada dua buah juga komponen yang menyedot baterai. Namun, jika memang ingin benar-benar hemat baterai, silakan gunakan layar hitam putihnya saja, dijamin lebih panjang daya tahannya, hehehe.

YotaPhone 2 tidak memiliki LED notifikasi, mungkin karena kita bisa meletakkan ponsel ini di atas meja dengan layar electronic ink menghadap ke atas sehingga kita selalu ter-update apabila ada notifikasi. Kalo begini, Anda bisa sekalian menggantikan jam meja Anda dengan ponsel ini, hahaha.

review yotaphone 2 indonesia banggood


YotaPhone 2 memiliki kamera utama beresolusi 8 Megapixels dan kamera depan 2 Megapixels. Namun, kita bisa mengabaikan kamera depannya. Berkat layar gandanya, kita bisa selfie menggunakan kamera utama dan tetap melihat preview-nya di layar hitam putih YotaPhone 2.

Performa kamera utamanya cukup baik di kondisi cukup cahaya, namun biasa saja saat intensitas cahaya mulai menurun. Yang saya perhatikan adalah proses autofokus yang terhitung cepat, namun terkesan buru-buru. Kenapa buru-buru? Karena saking ingin cepat dapat fokus, kadang hasilnya meleset, hahaha.

Kamera depannya sama sekali tak istimewa, baik karena kecilnya resolusi yang dimiliki, maupun kualitas hasilnya yang standar banget. Tapi kan tadi sudah saya sebut, baiknya kita abaikan saja kehadiran kamera depan ini, he.. he..

Hasil fotonya dapat dilihat pada artikel review hasil kamera dari YotaPhone 2 berikut ini ya.


Plus dan Minus YotaPhone 2

review yotaphone 2 indonesia banggood

Kelebihan dari YotaPhone 2 menurut saya adalah:

  • Dua layar, selain unik, juga memiliki fungsionalitas yang berguna.
  • Kedua layarnya berkualitas. AMOLED, dan e-ink. Wow!
  • Spesifikasi flagship pada masanya, dan masih mampu berjalan baik pada masa kini.
  • Ukurannya sesuai selera saya, dan menggunakan on-screen button, cocok!
  • Tidak ditinggalkan oleh developer-nya, konon OS Marshmallow sedang dalam tahap beta testing.
  • Harganya sudah turun jauh, sudah di bawah dua juta Rupiah di Banggood.com!


Kekurangan dari YotaPhone 2 menurut saya adalah:

  • Kedua kameranya standar banget, usable, tapi ya tidak bisa dibanggakan hasilnya.
  • Terasa ada sedikit lag pada kondisi tertentu, akibat layar gandanya.
  • Daya tahan baterai kurang.
  • Tidak ada LED notifikasi.
  • Tidak dual-sim.
  • Tidak resmi dijual di Indonesia.
  • Terkena ROM abal-abal, syukurlah proses flashing-nya cukup mudah (tapi wajib pakai Windows 32-bit).


Apa Kata Aa tentang YotaPhone 2

review yotaphone 2 indonesia banggood

Sejatinya, dua layar pada YotaPhone 2 hadir bukan untuk gaya-gayaan, melainkan memang ada fungsinya tersendiri. Anda yang senang membaca e-book pasti akan bahagia dengan fakta bahwa smartphone ini mempunyai layar e-ink yang umum digunakan pada e-book reader

Layar kedua ini juga dapat digunakan membantu Anda menghemat penggunaan baterai, dengan syarat Anda mengurangi pemakaian layar utamanya. Ada beberapa aplikasi dan games yang dikhususkan untuk layar ini koq.

review yotaphone 2 indonesia banggood


Layar kedua ini juga bisa membantu saat selfie. Kameranya sih memang hanta sebatas usable saja kualitas hasil fotonya, tidak istimewa-stimewa amat.

Anda yang memang lebih senang menggunakan layar berwarna pada ponsel, tidak saya sarankan menggunakan ponsel ini, karena bisa jadi akan mubazir. Malah membebani kinerja processor serta konsumsi baterainya saja.

review yotaphone 2 indonesia banggood


Mengingat harga YotaPhone 2 di Banggood sekarang hanya sekitar 1,7 jutaan saja, saya rasa value-nya saat ini melebihi harga yang harus kita bayarkan. Toh, spesifikasinya juga masih cukup mumpuni kan? (Info yang saya dapat dari orang Banggood, stoknya hanya tinggal dua digit, dan ada kode coupon untuk diskon $10 yaitu "yotaphone11")

Demikian ulasan singkat dari saya, semoga memberi pencerahan. Hatur nuhun!

Thursday, March 2, 2017

Review Kamera YotaPhone 2

YotaPhone 2 memiliki kamera utama beresolusi 8 Megapixels dan kamera depan 2 Megapixels. Namun, kita bisa mengabaikan kamera depannya. Berkat layar gandanya, kita bisa selfie menggunakan kamera utama dan tetap melihat preview-nya di layar hitam putih YotaPhone 2.

Performa kamera utamanya cukup baik di kondisi cukup cahaya, namun biasa saja saat intensitas cahaya mulai menurun. Yang saya perhatikan adalah proses autofokus yang terhitung cepat, namun terkesan buru-buru. Kenapa buru-buru? Karena saking ingin cepat dapat fokus, kadang hasilnya meleset, hahaha.

Kamera depannya sama sekali tak istimewa, baik karena kecilnya resolusi yang dimiliki, maupun kualitas hasilnya yang standar banget. Tapi kan tadi sudah saya sebut, baiknya kita abaikan saja kehadiran kamera depan ini, he.. he..

Hasil fotonya dapat dilihat di bawah ini ya, semua gambar tidak melalui proses editing selain resize.

Hasil Kamera Belakang YotaPhone 2

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia


Hasil Kamera Depan YotaPhone 2

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia

Review kamera YotaPhone 2 indonesia