Gadget Promotions

Tuesday, February 5, 2019

Review Zyrex SKY 360, Laptop Convertible 2-in-1 TERMURAH dengan SSD!



Halo Assalamualaikum...

Beberapa waktu lalu, saya post di Instagram, jika Zyrex mengeluarkan sebuah laptop konvertible 2-in-1 dengan layar sentuh dan sudah terpasang SSD M.2 128 GB, kira-kira berapa harga yang pantas menurut netizen?

Banyak yang menyangka harganya 7 juta ke atas.

Ada juga sih yang menebak 3 jutaan, yang ini kayanya menilik ke harga Zyrex Sky series sebelumnya ya.

Namun rupanya, banyak juga yang menebak tepat di harga 4.999.000 atau 5 juta kurang seribu saja.

Yap itu harganya. Dan bagi saya, di harga segini, laptop ini terlihat menarik sekali.

Pertama tentu saja karena sekarang laptop Zyrex SKY 360 ini sudah bisa digunakan dalam 4 mode. Pertama sebagai mode laptop biasa, kedua mode tablet, lalu mode stand, dan mode tent.

Layarnya sendiri 14 inci, dan berpanel IPS dengan resolusi Full HD. Karena merupakan layar sentuh, jadinya tipe layar yang digunakan adalah glossy ya, bukan mate. Jadi di kondisi cahaya terang atau silau, bisa jadi layarnya agak sulit dilihat secara kontras. Bezel pada layar Zyrex SKY 360 ini tidak tebal, namun juga tidak tipis.

RAM-nya 4 GB dengan storage ada 2, yang pertama eMMC 64 GB, dan yang kedua adalah SSD M.2 128 GB. Ya, dalam paket standar penjualannya, sudah terpasang SSD tersebut, dan inilah kenapa saya merasa harga versus speknya terasa worth it banget.



Untuk processornya, Zyrex memang mengandalkan Intel Celeron N400 saja. Masih bisa dipakai gaming semisal Asphalt 9 yang saya unduh dari Windows Store. Ya, by default pada laptop ini sudah terinstall Windows 10 Home. Dan dipakai ngedit foto di Photoshop CS3 jadul pun masih kuat.

Tapi sebagai Youtuber, tuntutan buat saya pasti ujung-ujungnya kuat ga laptop ini untuk video editing.

Saya install Filmora 8 dan 9, sebetulnya kuat-kuat saja. Menambahkan berbagai file video ke dalamnya terasa cepat berkat storage-nya yang memang punya IO speed tinggi ini.

Namun saat mulai melakukan splitting, trimming, dan playbacknya, mulai terasa delay antara gambar, suara, dan indikator grafis soundwave dari videonya. Untuk rendering masih bisa, walau memang juga durasinya lebih lama dari biasanya.

Yup, processor yang dipilih untuk Zyrex Sky 360 ini memang bukan untuk kerja multimedia berat.

Sekedar untuk multitasking nonton, browsing, dan juga pekerjaan office sih bisa banget. RAM-nya kan cukup besar.

Plus laptop ini sudah terinstall juga satu set aplikasi office dari WPS. Jadi kalau mau langsung dipakai kerja bikin dokumen, tabel, maupun presentasi sih so pasti bisa.

Beralih ke masalah build quality, seluruh permukaan laptop ini, kecuali layar tentu, terbuat dari bahan metal. Membuatnya terasa solid sekali, namun di sisi lain juga menghasilkan bobot yang terasa cukup berat dibanding laptop lain yang dimensinya sama.

Yang saya suka adalah baik bagian body maupun layar dari Zyrex SKY 360 ini bisa dikatakan tipis banget. Ya, ketiadaan optical drive maupun harddisk nampaknya bisa dimanfaatkan dengan baik untuk meminimalisir ketebalannya.

Untuk kelengkapan port, kita absen dari sisi kanan dulu ya. Mulai dari port untuk power, jack audio, USB 3.1, slot micro-SD dan juga tombol power.

Di sisi kiri, ada port micro HDMI dan sebuah port USB 3.1 lagi.

Untuk posisi loudspeaker ada di atas keyboard di dekat engsel atau hinge-nya. Posisi ini bagus jika sedang dalam mode laptop, karena mengarah ke atas sehingga terdengar dengan baik. Lain cerita untuk mode stand yang membuatnya jadi terbenam, atau mode tablet dan tent yang menjadikannya mengarah ke belakang.

Keyboardnya sendiri cukup nyaman untuk digunakan, meski agak kurang lembut responnya, namun travelling distance-nya sangat cukup. Dengan pembiasaan sebentar saja, saya sudah bisa menyamankan jemari ini untuk mengetik berbagai naskah di atasnya.

Baterainya tergolong besar di 8.000 mAh, dan sanggup bertahan cukup lama untuk pola pemakaian saya. Yaitu 4 jam dengan aktifitas browsing, mengetik, nonton, dan juga rendering video dalam mode performa. Bisa jadi lebih lama ya kalo mode-nya lebih ke battery saver.

Overall, harga 5 juta yang disandangnya bagi saya terasa worth it, dengan fitur yang diberikannya, antara lain:
- ini adalah laptop konvertible yang bisa digunakan sebagai tablet juga,
- layarnya kece dalam artian sudah panel sentuh, Full HD, dengan vibrancy dan brightness yang cukup.
- storage sudah cukup lega 64 GB eMMC + 128 GB SSD M.2 yang IO Speed-nya tinggi
- build quality bagus
- baterai besar

Memang bukan laptop gaming atau multimedia berat ya, lebih cocok mungkin untuk mahasiswa dan kerja kantoran umum yang lebih banyak berkutat dengan dokumen dan data.

Sambil sesekali dipakai browsing dan streaming sudah pasti asyik dengan berbagai mode yang bisa digunakan.

Oh ya untuk presentasi juga bisa banget nih!

2 hal yang masih bisa diperbaiki dari laptop ini paling soal bobot yang cenderung berat, serta mungkin ada baiknya jika dibundling dengan stylus agar layar sentuhnya bisa lebih fungsional lagi.

But overall, ini adalah produk bagus dari segi price to spec comparison ya.

Semoga Zyrex sebagai brand asli Indonesia makin memperkuat daya saing lini produknya terus, dan Zyrex SKY 360 ini bisa jadi terobosan yang dibutuhkan untuk itu.

Sip, segitu saja yang bisa saya bahas kali ini, dari Kota Cimahi, Aa Gogon pamit undur diri, wassalam!