Gadget Promotions

Friday, October 20, 2017

Review Xiaomi Mi MIX 2 Indonesia, Si Cantik yang Suka Bikin Sedih



Mi Mix 2 adalah smartphone Xiaomi dengan harga tertinggi saat ini. Lucunya, di video unboxing-nya banyak fans dari Xiaomi yang balik arah begitu tau harganya, udah ngga mending lagi katanya. mending beli motor seken katanya. Haha, memang betul sih, Mi Mix 2 tergolong premium sekali untuk Xiaomi yang selama ini memiliki image produk-produknya selalu menawarkan best price to value comparison. Tapi apakah Mi Mix 2 ini tak sebanding dengan harganya? Kita bahas terus yuk, selengkapnya di review kali ini.



Xiaomi Mi Mix 2 ini saya dapatkan dari GearBest.com dengan harga termurah ada pada kisaran $569 untuk varian RAM 6 GB dengan storage 64 GB. Kalau dirupiahkan mungkin sekitar 7,5 juta ya. Kalau hanya menghitung spesifikasi jeroan, jelas lebih baik Mi 6, atau juga OnePlus 5.

Namun Mi Mix 2 menawarkan hal lain yang tak didapat pada kedua ponsel tersebut.

Pertama adalah experience menggunakan smartphone yang hampir seluruh bagian depannya merupakan layar. Ini adalah Xiaomi pertama yang saya coba yang sudah menggunakan on-screen navigation. Dan sepanjang penggunaannya, saya sangat sangat menikmatinya.

Memandangi layar dari Mi Mix 2 adalah sebuah kepuasan tersendiri. Dan harga yang premium memang terbayar dengan feels dan experience yang didapat. Saya adalah penyuka navigasi di layar, yang mana selama ini tak pernah saya rasakan pada produk Xiaomi, kecuali pakai custom ROM ya. Dan menulis naskah untuk video ini benar-benar membuat saya merindukan ponsel yang sudah saya jual kembali ini, hahaha.

Efek samping dari penggunaan layar yang hampir memenuhi seluruh bagian depan adalah letak fingerprint scanner yang harus mengalah dan pindah ke bagian belakang. Ya, bagi saya posisi ideal fingerprint scanner masih di sisi depan sih, dan kenyamanan saya sedikit berkurang karenanya. Tapi untungnya, sensor pemindai sidik jari yang dimiliki oleh Xiaomi Mi Mix 2 ini memang top class, cepat dan akurat sekali!

Sekalian bahas sisi belakang, ini adalah salah satu luxury lain yang ditawarkan oleh ponsel ini. Menggunakan bahan ceramic, backcover Mi Mix 2 jadi salah satu yang terindah yang pernah saya coba. Cukup disayangkan memang bahan ini masih membuat bekas sidik jari dan minyak tercetak jelas. Xiaomi membekali sebuah hardcase pada paket penjualannya. Namun, meskipun case ini terlihat premium, saya pribadi takkan pernah menggunakannya. Ya iyalah, hape sudah kinclong dan kece pake ceramic gini, ngapain pakai case, atuh ga bisa nampang lagi lah si cakep teh heuheu. Dan bukankah bahan ceramic ini memiliki ketahanan akan goresan yang jauh lebih baik dari bahan kaca?

Kalau ga sama case-nya apa bisa lebih murah lagi harga Mi Mix 2? Haha, yakali ah.

Mi Mix 2 sebagaimana seri Mi premiuim lainnya, adalah ponsel dual-sim tanpa slot ekspansi memory. Selain itu, satu lagi yang tak hadir di Mi Mix 2 adalah port audio 3,5 mm, sama seperti di Mi 6 maupun Mi Note 3. Tapi ada satu hal yang sangat saya sesalkan yaitu absennya infrared blaster pada ponsel ini, padahal ponsel-ponsel Xiaomi umumnya punya kegunaan lebih berkat kemampuannya untuk menjadi remote control pengganti bagi perabot elektronik di rumah ya. Di situ saya merasa sedih, paling mahal tapi malah kena sunat. Ini ngga adil. Hiks... Haha.

Performa Mi Mix 2 sih sudah tak perlu dipertanyakan. Penggunaan Processor terbaik Qualcomm saat ini, Snapdragon 835 adalah alasannya. Sama seperti di Mi 6 dan OnePlus 5, SoC ini mampu memuaskan saya dalam hal performa kecepatan, maupun konsumsi dayanya yang tergolong hemat.

Beralih ke sisi kamera, Mi Mix 2 sebagai ponsel premium Xiaomi tentunya memiliki kamera dengan kualitas hasil yang di atas rata-rata. Saya tidak memiliki komplain apa-apa soal kameranya saat digunakan mengambil foto, meskipun belum memiliki kamera ganda sekalipun. Pun saat digunakan merekam video, kualitas gambarnya tetap terjaga baik serta memiliki kestabilan yang juga cukup istimewa. Tapi tidak dengan suaranya. Entah kenapa, saya tak pernah betah dengan suara yang dihasilkan oleh ponsel-ponsel Xiaomi saat merekam video. Dan sayangnya ini berlanjut hingga ponsel paling mahal milik Xiaomi, suaranya ga enjoyable euy. Sedih lagi deh saya, haha.

Silakan lihat video berikut ini sebagai buktinya ya, setelah itu Anda bisa melihat rentetan gambar keren yang dihasilkan oleh ponsel ini.



Saya setuju sih dengan komentar-komentar yang menyebutkan kalau harga segini, udah ngga mending lagi. Ya memang ini sudah masuk ke kategori premium atau luxury phone, bukan budget phone, flagship killer, atau best value phone. Tapi tak bisa dibilang overprice banget juga sih, ponsel ini kan menawarkan experience lebih di display yang full dan hampir bezeless, backcover menawan berbahan keramik, serta jeroan kelas atas.

Tapi satu yang saya ragukan, apa iya orang-orang yg biasa berbelanja smartphone pada level harga segini mau memilih brand Xiaomi, dan bukannya Apple atau Samsung sekalian? Bukan maksud merendahkan, tapi kenyataannya masalah prestige masih jadi salah satu faktor penentu untuk level harga premium seperti ini. Saya atau mungkin Anda juga yang tergolong tech savvy atau gadget enthusiast mungkin tahu value dari brand Xiaomi, tapi apa kebanyakan orang yang menggunakan flagship paham juga? Saya yakin segmen ini lebih didominasi oleh brand yang memiliki budget promosi yang besar, produknya sering muncul di iklan, atau yang launching-nya besar-besaran.

Saran saya sih, semoga Xiaomi mau membuat smartphone dengan full display seperti Mi Mix 2 ini, namun pada level menengah saja. Boleh lah pakai bahan kaca saja, dan boleh juga processornya pakai Snapdragon 625 saja, lalu jual di harga maksimal $300 atau 4-jutaan saja. Biar orang-orang pada bilang mending lagi hehehe.

Satu yang bisa saya simpulkan untuk ulasan kali ini, Mi Mix 2 memang bukan buat semua orang. Meskipun memiliki keunikan dan kelebihan tersendiri, namun butuh effort ekstra dari Xiaomi jika mau penjualannya sukses. Untuk saat ini saya hanya bisa bilang, Mi Mix 2 ini adalah upaya dari Xiaomi untuk melengkapi portfolio mereka saja dan membuktikan kalau brand inipun bisa memproduksi sebuah luxury phone, that's all.

Oh ya, saya cek di toko online lokal nampaknya juga sangat langka yang menjual Mi Mix 2 ini. Jadi Anda yang kesengsem dengan ponsel ini, boleh cek link penjualan Xiaomi Mi Mix 2 ini apabila ingin mencoba membelinya di GearBest.com ya.

Demikian review kali ini, dari Kota Cimahi Aa Gogon pamit, wassalam!

No comments:

Post a Comment